
Direktur Polbangtan Manokwari, drh. Purwanta, M.Kes dengan menabuh alat tradisional Papua, tifa, secara resmi membuka #AGROGEMILANG2019 didampingi Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Manokwari, Lukas Saipa, S.ST | Sumber Foto:AGRONET.id
AGRONET--Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Manokwari adakan #AGROGEMILANG2019. Bertempat di Aula Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, Direktur Polbangtan Manokwari, drh. Purwanta, M.Kes dengan menabuh alat tradisional Papua, tifa, secara resmi membuka #AGROGEMILANG2019, Rabu (20/2).
Di hadapan 64 peserta kegiatan, Direkutur Polbangtan Manokwari mengajak generasi muda dan tamu undangan bersama membangun Papua Barat khususnya setor pertanian. Sejalan dengan tema yang dirancang Stasiun Karantina Pertanian, “Budidaya Tanaman Kakao Era Milenial dan Permasalahannya”, Direktur Polbangtan Manokwari optimis kakao / coklat ras ransiki dapat dikembangkan kembali di Papua Barat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Manokwari, Lukas Saipa, S.ST menyampaikan, “Sesuai arahan Presiden, generasi muda perlu mempersiapkan diri dalam menyambut era industri 4.0.” Khusus industri kakao, biji kakao Papua Barat sempat berjaya hingga diekspor ke daratan Eropa.
Generasi muda saat ini tinggal menikmati apa yang sudah diperjuangkan generasi sebelumnya. Kini, giliran generasi muda kembalikan kejayaan ekspor kakao serta mengolahnya hingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Dengan keterlibatan Polbangtan Manokwari, Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Manokwari meyakini Papua Barat akan menjadi semakin baik. (269)
Senin, 28 September 2026
Jumat, 25 September 2026
Rabu, 30 September 2026
Jumat, 18 September 2026
Jumat, 11 September 2026
Kamis, 03 September 2026
Rabu, 02 September 2026
Jumat, 25 September 2026
Sabtu, 19 September 2026
Senin, 07 September 2026









