Tingkatkan Produksi dan Daya Saing Ubi Kayu, LIPI Gelar Workshop

Jumat, 08 September 2017, 11:34 WIB

Ubi Kayu | Sumber Foto:Pixabay.com

AGRONET - Ubi kayu adalah salah satu tanaman pangan sumber karbohidrat penting di Indonesia yang kegunaannya juga dapat meliputi non-pangan. Pati dan tepung ubi kayu telah dimanfaatkan secara luas oleh berbagai jenis industri, baik industri makanan maupun industri tekstil, kertas, farmasi, hingga bioenergi.

Namun, produksi dan pemrosesan ubi kayu di Indonesia masih menghadapi banyak kendala sehingga produk yang dihasilkan belum mampu bersaing dengan produk impor yang menawarkan kualitas lebih baik, ketersediaan berkelanjutan, dan harga lebih murah. Hal ini ditandai dengan adanya peningkatan jumlah impor ubi kayu olahan secara drastis pada tahun 2011-2012 yang kemudian terjadi lagi pada 2015 hingga sekarang.

Meningkatnya jumlah impor ubi kayu olahan ini berdampak pada menurunnya luas lahan panen, jumlah produksi, dan produktivitas ubi kayu, sebagai indikasi berkurangnya minat petani untuk melanjutkan peranannya dalam rantai nilai ekonomi ubi kayu. Peran dan perhatian pemerintah melalui bentuk kebijakan yang mengatur tata niaga dan produksi sangat diperlukan untuk mendorong petani, akademisi dan peneliti, serta praktisi ubi kayu untuk meningkatkan produksi, kualitas serta daya saing produk ubi kayu dalam negeri.

Untuk meningkatkan perhatian berbagai pihak terhadap produksi dan tataniaga ubi kayu, perlu dilaksanakan pertemuan ilmiah dalam bentuk workshop yang melibatkan peran serta aktif akademisi, peneliti, praktisi dan kementerian teknis. Kegiatan workshop ini digelar pada 7 September 2017 di Puslit Biologi, LIPI, Cibinong Science Center, Cibinong, Bogor dan diharapkan dapat menghasilkan output berupa materi dan agenda tindak lanjut hasil workshop untuk perumusan rancangan kebijakan serta pembentukan konsorsium ubi kayu antar akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kebijakan untuk meningkatkan sinergi peran institusi yang terkait dalam rantai ekonomi ubi kayu.

Dalam Workshop ini akan ini dibahas dua materi. Materi pertama, “Riset dan Kebijakan yang Berkaitan dengan Ubi Kayu di Indonesia” dengan para narasumber, Prof. Dr. Endang Sukara (Profesor Riset Puslit Bioteknologi, LIPI), Ir. Yanuardi, MM (Direktur PPH Tanaman Pangan, Kementan), Dr. Ir. Nurul Khumaida, MSi (Pengajar dan Peneliti Ubi Kayu, IPB), dan Dr. M. Ery Wijaya (Pengajar dan Peneliti Bioenergi SGPP). Narasumber Pembahasnya Ir. Abdul Rochim, MSi (Direktur Industri Makanan, Hasil Laut dan Perikanan, Kemenperin dan moderatornya, Dr. Tri Muji Ermayanti (Puslit Bioteknologi, LIPI).

Materi kedua, Success Story Pengembangan Ubi Kayu dan Aneka Umbi di Indonesia dengan para narasumber, Prof. Dr. Achmad Subagio (Mocaf Inventor, Universitas Jember), Ahmad Fathoni, MSc (Peneliti Ubi Kayu Puslit Bioteknologi, LIPI), F. Fanny Hosea L (Direktur PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk), H. Suharyo Husen,BSc, SE, MBA (ketua Umum MSI Pusat) dan Dr. Endang Purwani (Peneliti Aneka Umbi, BB-Pascapanen). Narasumber pembahasnya, Sriboga Suratmo (PT Mayora Indah Tbk, WU Bid. Ketenagakerjaan GAPMMI) dan moderatornya Dr. Enung Sri Mulyaningsih, SP, Msi (Puslit Bioteknologi, LIPI).

Setelah penyampaian kedua materi ini, sebelum diambil kesimpulan dan ditutup, terlebih dahulu diadakan Workshop Pembuatan Draft Rancangan Kebijakan berbasis Riset untuk Penguatan Rantai Nilai Ekonomi Ubi Kayu Indonesia. ( Humas LIPI/269/018)