
Para petani menggunakan alat mesin pertanian yang disulap menjadi "kereta" untuk mengangkut hasil panen | Sumber Foto:PPL Merauke
AGRONET -- Kreativitas menjadi kunci keberhasilan dalam bertani, dan hal ini dibuktikan oleh para petani di Kampung Telaga Sari, Distrik Kurik. Dibina oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Sugiati, para petani memanfaatkan alat pertanian modern secara cerdas untuk mengatasi tantangan di lapangan, salah satunya jalan usaha tani yang tergenang dan berlumpur akibat hujan.
Dalam proses panen di wilayah Brigade Pangan Mahui, para petani menggunakan combine harvester untuk memanen padi varietas Inpari 70. Tak hanya itu, mereka juga mengandalkan traktor roda dua yang dimodifikasi menyerupai "kereta lumpur", yaitu dilengkapi dengan wadah khusus untuk mengangkut hasil panen yang telah dikarungi.
Cara ini terbukti sangat membantu. Meski kondisi jalan sulit dilalui, para petani berhasil membawa hasil panen dari lahan seluas 0,75 hektar, yakni sebanyak 49 karung atau sekitar 2.900 kg gabah, dengan produktivitas sekitar 3,8 ton per hektar. Angka ini cukup menggembirakan, terlebih dalam situasi alam yang kurang bersahabat.
Langkah inovatif ini menunjukkan bahwa semangat dan kreativitas petani menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan pangan. Ketika alat modern dipadukan dengan solusi lapangan yang praktis, maka hasil panen pun tetap bisa dinikmati, meskipun tantangan terus datang silih berganti.
Sumber :
Penyuluh Pertanian Lapangan Kabupaten Merauke
Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Papua, Sagu dan AI Jadi Pilar Ketahanan Pangan Mas
Minggu, 05 Juli 2026
Senin, 01 Juni 2026
Rabu, 24 Juni 2026
Sabtu, 20 Juni 2026
Selasa, 16 Juni 2026
Rabu, 03 Juni 2026
Jumat, 22 Mei 2026
Selasa, 26 Mei 2026
Minggu, 08 Maret 2026








