Indonesia dan Australia Kolaborasi Teknologi Irigasi Lahan Rawa Kalteng

Sabtu, 25 April 2026, 15:34 WIB

Indonesia-Australia Kolaborasi Perkuat Irigasi Lahan Rawa di Kalteng | Sumber Foto:Kementerian Pertanian

AGRONET -- Teknologi irigasi lahan rawa Kalimantan Tengah kini mendapat dukungan ahli asal Australia. Langkah ini berfokus pada modernisasi tata kelola air guna mendorong peningkatan produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Bentuk kerja sama nyata terlihat lewat kunjungan langsung para pakar ke kawasan cetak sawah Dadahup dan Anjir. Wilayah tersebut menjadi titik sentral penerapan teknologi pertanian modern pemerintah.

Penasihat Pertanian Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Andrew O’Sullivan, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas perhatian Menteri Pertanian terhadap inovasi pengelolaan air.

“Kami melihat ketertarikan besar dari Menteri Amran dalam memperdalam pengelolaan air, khususnya di Kalimantan. Karena itu, kami membawa para ahli untuk melihat langsung kondisi di lapangan,” ujar Andrew, Kamis (23/4/2026).

Dua ahli asal Australia, George Warne dan Emily Davies, turun ke lapangan guna meninjau sistem teknis serta berdiskusi bersama pemangku kepentingan.

Apresiasi tinggi mereka berikan terhadap capaian teknologi air Indonesia di lahan rawa. Evaluasi tetap diperlukan guna meningkatkan efisiensi dan adaptasi sistem irigasi berbasis teknologi.

“Banyak yang sudah berjalan baik, tetapi ada beberapa aspek yang bisa diperkuat. Perbaikan ini akan berdampak pada peningkatan produktivitas,” katanya.

Sesditjen Lahan dan Irigasi, Dhani Gartina, menilai kemitraan ini sangat krusial untuk memperkaya rekomendasi teknis dan otomatisasi pengelolaan air.

“Melalui kunjungan ini, kami memperoleh alternatif rekomendasi tata kelola irigasi, khususnya untuk pengembangan sistem irigasi tersier agar produksi dan produktivitas padi di lahan rawa meningkat,” ujarnya.

Integrasi teknologi ini melibatkan Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum, serta pemerintah daerah. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar otomatisasi dan pengelolaan air berjalan terpadu dari hulu hingga hilir.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebelumnya menegaskan bahwa penerapan teknologi irigasi merupakan faktor kunci dalam mendukung produksi pangan nasional.

“Langkah pemerintah pada sektor irigasi dan lahan saat ini sudah sejalan dengan arahan Presiden Prabowo,” katanya.

Sumber:
Kementerian Pertanian