Focus Group Discussion Bulog Dan Komisi IV DPR RI

Sinergi BULOG dan Komisi IV DPR RI: Satukan Langkah Jaga Harga Pangan demi Kepentingan Masyarakat | Sumber Foto:Perum Bulog
AGRONET -- Focus Group Discussion bertajuk “Penguatan Strategi Pengendalian Harga Beras dan Optimalisasi Distribusi Pangan Nasional” menjadi ajang perkuatan sinergi Perum BULOG bersama Komisi IV DPR RI di Gedung Oryza Perum BULOG Jakarta, Senin (25/5). Kegiatan ini digelar untuk menyatukan langkah pengendalian harga beras dan optimalisasi distribusi pangan nasional demi kepentingan masyarakat.
Forum strategis ini menyampaikan perkembangan pelaksanaan penugasan BULOG dalam menjaga stabilitas pangan, mulai dari pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah, penyerapan gabah/beras dalam negeri, pelaksanaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Beras, penyaluran Bantuan Pangan, hingga penguatan infrastruktur pascapanen.
Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han menyampaikan bahwa BULOG terus memperkuat perannya sebagai instrumen pemerintah dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan bagi masyarakat. Hingga 22 Mei 2026, realisasi pengadaan setara beras PSO telah mencapai hampir 3 juta ton, dengan estimasi capaian akhir tahun sekitar 4 juta ton. Sementara itu, stok komoditas beras BULOG tercatat mencapai 5,3 juta ton, yang menjadi salah satu posisi stok tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan pangan nasional.
“Seluruh jajaran Perum BULOG di seluruh Indonesia menghaturkan terima kasih kepada Bapak Wakil Ketua Komisi IV DPR RI beserta seluruh Anggota Komisi IV DPR RI atas bimbingan dan dukungan yang luar biasa sehingga Perum BULOG saat ini dapat melaksanakan tugas dengan optimal,” ujar Ahmad Rizal.
Penyaluran Bantuan Pangan tahun 2026 menyasar 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan yang bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, dengan alokasi 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per PBP per alokasi. Program ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah dinamika harga.
BULOG juga melaksanakan program SPHP Beras periode Maret–Desember 2026 dengan target penyaluran sebesar 828 ribu ton. Realisasi SPHP dari Januari sampai hari ini telah mencapai 482 ribu ton. Penyaluran dilakukan melalui berbagai saluran, mulai dari pengecer pasar rakyat, koperasi desa/kelurahan merah putih, outlet pangan binaan pemerintah, RPK BULOG, hingga toko modern, agar masyarakat semakin mudah mengakses beras dengan harga terjangkau.
Apresiasi diberikan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dr. Abdul Kharis Almasyari, M.Si, terhadap capaian dan langkah-langkah strategis yang telah dilakukan BULOG dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, dukungan terhadap BULOG perlu terus diperkuat, khususnya dalam aspek penugasan, pembiayaan, infrastruktur, serta koordinasi lintas sektor agar manfaat program pangan pemerintah semakin dirasakan masyarakat.
“Kami mengapresiasi kerja BULOG yang terus hadir menjaga stabilitas pangan, baik melalui penyerapan produksi petani, penguatan cadangan pangan, maupun distribusi kepada masyarakat. Komisi IV DPR RI tentu mendorong agar berbagai masukan dalam forum ini menjadi bahan perbaikan bersama, sehingga BULOG semakin kuat, responsif, dan mampu menjalankan peran strategisnya untuk kepentingan rakyat,” ujar Abdul Kharis.
Beberapa kebutuhan dukungan kebijakan ke depan turut disampaikan BULOG dalam forum tersebut, antara lain penguatan penugasan pemerintah, dukungan anggaran dan pembiayaan, percepatan penguatan infrastruktur pergudangan dan pengeringan, sinergi antarlembaga, serta percepatan persetujuan hibah lahan untuk pembangunan Infrastruktur Pascapanen. Dukungan tersebut dinilai penting agar BULOG dapat melakukan perencanaan pengadaan secara lebih optimal, menjaga kualitas hasil serapan petani, serta memastikan kesiapan intervensi pasar sewaktu-waktu.
Komitmen bersama untuk terus memperkuat tata kelola pangan nasional ditegaskan oleh BULOG dan Komisi IV DPR RI dalam penutupan kegiatan. Sinergi antara lembaga legislatif, pemerintah, dan BULOG diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang semakin tepat sasaran, menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen dan konsumen, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.
Sumber :
Perum BULOG
Senin, 28 September 2026
Jumat, 25 September 2026
Rabu, 30 September 2026
Jumat, 18 September 2026
Jumat, 11 September 2026
Kamis, 03 September 2026
Rabu, 02 September 2026
Jumat, 25 September 2026
Sabtu, 19 September 2026
Senin, 07 September 2026









