
Caption..Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, saat menggelar pertemuan di Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Dinas Pertanian Jabar di Cianjur
AGRONET – Dalam 6 tahun terakhir, lahan pertanian di Jabar berkurang 75 hektar. Ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, saat menggelar pertemuan di Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Dinas Pertanian Jabar di Cianjur, Rabu (4/10).
“Bayangkan kalau setiap tahun terus berkurang, mau makan apa kita nanti?” katanya di hadapan petani dan pegawai Balai. Oleh karena itu menurut Demiz, begitu biasa disapa, intensifikasi menjadi jawaban satu-satunya menyelamatkan ketersediaan pangan yang berkesinambungan di Jawa Barat.
“Tidak ada jalan lain kecuali intensifikasi dengan sentuhan teknologi yang harus kita lakukan. Untuk ekstensifikasi sudah tidak mungkin karena lahannya kurang,” ujarnya. Terkait dengan sentuhan teknologi, Demiz meminta agar Balai terus melakukan penelitian dan pengembangan. “Ini tugas berat untuk Balai agar ke depan ketahanan pangan kita tetap terjaga. Lahan boleh berkurang, tetapi hasil harus bisa bertambah,” paparnya. Kedatangan Demiz di Balai, disambut antusias para pegawai Balai dan wakil dari petani. Mereka berebut foto dengan sang 'Jendral Naga Bonar' itu. (Humas Prov Jabar/111)
Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Papua, Sagu dan AI Jadi Pilar Ketahanan Pangan Mas
Minggu, 05 Juli 2026
Senin, 01 Juni 2026
Rabu, 24 Juni 2026
Sabtu, 20 Juni 2026
Selasa, 16 Juni 2026
Rabu, 03 Juni 2026
Jumat, 22 Mei 2026
Selasa, 26 Mei 2026
Minggu, 08 Maret 2026








