Produksi Buah Merah yang diprediksi meningkat
AGRONET - Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Papua memprediksi hasil produksi buah merah terus mengalami peningkatan sejak beberapa tahun lalu. Sebab, animo masyarakat untuk mengkonsumsi komoditi yang kaya akan kandungan gizi dan vitamin tersebut sangat tinggi.
“Dari jumlah lahan yang ada, kalau kami nilai produksinya terus bertambah. Memang, belum tercatat baik, namun sedang kami inventarisir. Yang pasti, untuk pengolahan yang dekat-dekat di Sentani saja sudah berjalan baik,” tutur Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Papua Semuel Siriwa di Jayapura, Jumat (22/9).
Menurut Samuel, buah merah masih menjadi program unggulan karena respon dan animo masyarakat sangat tinggi. Areal pengolahan buah merah pun terus mengalami penambahan di seluruh Papua.
Semuel mengatakan, instansinya baru-baru ini mengembangkan buah merah pada lahan seluas 546 hektare yang tersebar di seluruh Bumi Cenderawasih. Pengembangannya tersebar pada wilayah-wilayah yang menjadi sentra buah merah.
“Yang pasti, pengembangan buah merah sampai saat masih menjadi primadona bagi para petani di provinsi ini. Sehingga, pemerintah provinsi pun tak ragu memberi pendampingan serta bantuan dana dan mesin pengolahan kepada petani di sejumlah kabupaten,” katanya.
Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Papua, tambahnya, juga menyiapkan 11 unit mesin alat pengolah buah merah kepada para petani di Kabupaten Jayapura, Jayawijaya , Tolikara, Puncak Jaya, Yahukimo, Timika, dan Nabire.
Melalui penyerahan ini, diharapkan produksi buah merah di kabupaten dapat lebih maksimal guna meningkatkan perekonomian dan pendapatan para petani. "Intinya, alat ini untuk pengolahan minyak buah merah. Kami berharap, bantuan ini mampu meningkatkan sektor produksi petani,” ujarnya.
“Selain itu, kami juga mendorong adanya kerja sama lintas sektor dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Apalagi semua sektor produksi tentu sangat membutuhkan kelanjutan sampai ke bagian pemasarannya. Maka, dalam hal promosi perlu koordinasi hingga ke Dinas Perindustrian, Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan serta Dinas Koperasi," pungkasnya. (Humas Pemprov Papua/018)
Rabu, 22 Juli 2026
Minggu, 05 Juli 2026
Senin, 01 Juni 2026
Rabu, 24 Juni 2026
Sabtu, 20 Juni 2026
Selasa, 16 Juni 2026
Rabu, 03 Juni 2026
Jumat, 22 Mei 2026
Senin, 07 September 2026
Sabtu, 05 September 2026









