Harga Telur Ayam Selangit

Jumat, 13 Juli 2018, 13:26 WIB

Telur ayam

AGRONET -- Pascalebaran Idul Fitri harga telur ayam terus naik. Sebelum lebaran lalu harga telur hanya Rp25.000 per kg. Kini, harganya bisa mencapai Rp38.000 per kg.

Berdasarkan acuan harga pangan nasional yang dikeluarkan oleh Pusat Informasi Harga Pangan Nasional per Jumat (13/07), harga telur ayam rata-rata tercatat Rp27.100 per kg. Lima daerah dengan rata-rata harga telur tertinggi, yakni Maluku Utara Rp37.850 per Kg, Papua Rp35.500 per kg, Papua Barat Rp30.700 per kg, dan Nusa Tenggara Timur Rp30.600 per kg, dan Banten Rp29.750 per kg.

Keterbatasan stok hingga harga pakan yang mahal dituding menjadi penyebab di balik fenomena ini.  Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, membenarkan, bahwa salah satu penyebab naiknya harga telur adalah mahalnya pakan ternak serta suplai telur yang berkurang. Selain itu,  Enggartiasto juga menyebut, bahwa faktor pelemahan rupiah terhadap dolar AS menjadi pemicu melonjaknya harga telur ayam ras. Hal itu karena bahan baku untuk pakan ayam ras merupakan komoditas impor.

“Harga pakan naik karena dolar AS,” ujarnya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (11/7). Harga untuk pakan ayam boiler saat ini sekitar Rp7.000 per kg sudah sampai ke peternak. Sedangkan harga di tingkat grosir sekitar Rp6.000-6.400. Telah terjadi kenaikan sebesar 5-6 persen dari harga sebelumnya.

Mendag berencana menemui pengusaha pakan ternak untuk bersama-sama mencari solusi atas kondisi tersebut. Berdasarkan peraturan menteri perdagangan (Permendag) Nomor 58 Tahun 2017, harga acuan yang ditetapkan pemerintah untuk telur ayam ras yakni Rp22.000 per kg untuk tingkat konsumen. (222)