Tingkatkan Hasil Produksi dengan Inovasi Teknologi MBG

Kamis, 22 Februari 2018, 18:21 WIB

Menteri Susi Tinjau Inovasi Teknologi MBG

AGRONET - Inovasi teknologi baru mengenai kelautan dan perikanan mulai diperkenalkan pada usaha budi daya ikan, salah satunya adalah penerapan microbubble tecnology (MBT). Teknologi MBG merupakan pembuatan gelembung udara mikro dengan generator kecil. Dengan gelembung udara maka kandungan oksigen dalam air semakin tinggi.

Teknologi tepat guna ini murah dan telah diuji coba di pertanian air tawar di Sleman, DIY. Selain murah, penerapan MBG juga menghasilkan panen lebih dari tiga kali dalam setahun. Dari tiga kali panen menjadi empat kali panen, penggunaan listriknya pun hemat untuk memutar kincir.

Jika disosialisasikan kepada masyarakat, katanya, teknologi ini bisa lebih efisien dalam proses budi daya ikan. Petani akan mendapat hasil yang maksimal karena naik lebih dari 50%. Inovator dari UGM, Prof.Rustadi, menjelaskan bahwa prinsip microbubble sama dengan aerasi.

Hanya saja, selain ukuran yang lebih besar, teknologi ini mampu menghasilkan gelembung udara yang lebih kecil (micro), sehingga ketersediaan oksigen terlarut dalam air lebih stabil dan tahan lama. Keuntungan lain MBG dibanding konvensional antara lain: waktu lebh cepat 1 (satu) bulan dengan padat tebar tinggi 15-25 ekor/m2); produktivitas lebih tinggi 40 persen (600 kg/100 m2); lebih tahan penyakit; hemat penggunaan air; penggunaan pakan lebih efisien (FCR : 1,3); serta pertumbuhan cepat dan ikan lebih seragam.

“Tahun ini rencana komersialisasi yang akan kerja sama dengan swasta karena cost produksi tidak terlalu tinggi. Kami menargetkan nantinya para pembudidaya di Indonesia bisa memanfaatkan teknologi ini,” ujarnya. (Humas DJPB KKP/111)