Petani didorong untuk mengadopsi metode terbaru panen tebu.

Kampanye Panen Tebu Ramah Lingkungan Diluncurkan di Thailand

Kamis, 19 Desember 2024, 07:05 WIB

Tebu | Sumber Foto:Schreib Engel/Pixabay

AGRONET – Produsen gula di Thailand, Mitr Phol Group, meluncurkan kampanye panen yang ramah lingkungan untuk musim giling 2024/2025. Inisiatif ini bertajuk "Let’s Green the Sugarcane" dan mendorong petani mengadopsi metode terbaru panen tebu. Dengan metode ini, panen menghasilkan keuntungan ekonomis sekaligus menjaga lingkungan secara berkelanjutan.  

“‘Let’s Green the Sugarcane’ tidak sekadar slogan, ini adalah seruan untuk aksi kepada para petani tebu agar mereka menerapkan praktik panen yang berkelanjutan,” ujar salah satu perwakilan Mitr Phol yang dikutip laman Bangkok Post edisi Rabu (18/12/2024). “Dengan menerapkan metode terbaru panen tebu, maka petani bisa meningkatkan kualitas produksi mereka, meningkatkan pemasukan, dan berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih.”

Mitr Phol telah tujuh tahun menjadi pelopor panen tebu yang berkelanjutan. Mereka berhasil mengurangi pembakaran di lahan pertanian, meningkatkan kualitas udara, dan mendukung sektor energi terbarukan melalui penggunaan bahan bakar biomassa.

Salah satu upaya grup usaha tersebut adalah dengan membeli limbah daun tebu saat panen. Mereka menawarkan harga 900 baht (sekitar Rp 422 ribu) per ton. Sementara musim panen kali ini ada sekitar 700 ribu ton daun tebu.   

Daun tebu tersebut dapat digunakan untuk bahan bakar biomassa. Alternatif lainnya, daun tebu juga bisa dipakai menjadi bahan organik untuk memperkaya unsur hara tanah secara alami, meningkatkan kualitas udara, dan mengurangi praktik membakar ladang pertanian.  

Kampanye ini digelar dengan sejumlah langkah untuk membuat sistem panen berkelanjutan dapat mudah diakses, praktis, dan menarik minat para petani. Salah satu upaya itu adalah memasang papan iklan di dekat pabrik milik Mitr Phol dan sejumlah perempatan jalan. Perusahaan juga menempel stiker dan tanda pada alat angkut yang digunakan.

Lebih jauh, para petani juga mendapat kaus untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan praktik berkelanjutan. Mitr Phol Group juga menawarkan peliputan di media tradisional dan digital, termasuk laman-laman milik komunitas petani.

Mitr Phol memang getol berinvestasi dalam alat dan mesin pertanian (alsintan) dan kemajuan teknologi untuk mendukung transisi pertanian dari metode tradisional ke metode modern. Metode modern ini lebih tepat guna dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Inovasi adalah kunci bagi keberhasilan perekonomian dan lingkungan dalam kampanye ini. (yen)