
Dinas Pertanian membidik lahan kosong di pekarangan rumah masyarakat melalui program "Agam Menyemai". | Sumber Foto:KBRN
AGRONET - Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pertanian mendorong para petani untuk meningkatkan produksi buah-buahan, dengan melakukan pengembangan luas lahan dan kawasan. Untuk tahun 2018, pengembangan kawasan buah ditargetkan seluas 65 hektar.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Afdhal menuturkan, pengembangan kawasan difokuskan untuk komoditi tanaman jeruk seluas 35 hektar dan manggis seluas 30 hektar. Pengembangan kawasan ini dengan cara memberikan stimulasi berupa bantuan bibit kepada kelompok tani (Poktan) di wilayah Kabupaten Agam.
“Selain memberikan bantuan bibit, Dinas Pertanian juga akan melakukan pendampingan ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) berupa penyuluhan dan pemeliharaan seperti saprodi (pupuk dan alsinta) untuk mendukung peningkatan produksi,” jelasnya, Rabu (10/1).
Afdhal berharap, beberapa tahun ke depan hasil produksi buah-buahan di Kabupaten Agam mampu menguasai pasar lokal bahkan ekspor ke daerah lain. Dinas Pertanian mengajak para pelaku utama dan pelaku usaha untuk segera berbenah agar hasil panen mampu diserap oleh pasar. Selain mempersiapkan bibit, pasca panen perlu diperhatikan dengan benar. Ada standar yang jelas baik saat memotong, menyeleksi kualitas dan mempersiapkan kemasan yang baik.
“Di samping mendukung produksi buah, Dinas Pertanian juga membidik lahan kosong di pekarangan rumah masyarakat melalui program "Agam Menyemai". Program yang diramu oleh Bupati Agam, Indra Catri ini membuktikan mampu mengoptimalkan potensi lahan yang ada, baik itu di pekarangan rumah maupun di kebun,” tambahnya. (KBRN/111)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










