Atasi Kekeringan Melalui Optimalisasi Pompa Air

Kamis, 02 April 2026, 12:05 WIB

Optimalisasi Pompa Air untuk hadapi El nino | Sumber Foto:Kementerian Pertanian

AGRONET -- Potensi kekeringan yang diperkirakan memuncak memerlukan langkah cepat dan antisipatif dari para petani. Kementerian Pertanian (Kementan) mengimbau agar seluruh bantuan sarana prasarana, terutama puluhan ribu unit pompa air yang telah disalurkan ke kelompok tani, dimanfaatkan secara optimal sebagai instrumen produksi utama.

Berikut adalah langkah-langkah praktis dan tips dalam mengoptimalkan pemanfaatan pompa air serta menjaga produktivitas lahan pertanian saat ancaman kekeringan meningkat:

  1. Pastikan Kesiapan dan Pemeliharaan Pompa Air. Periksa kondisi teknis unit pompa air bantuan secara berkala. Rawat mesin secara berkala dan manfaatkan aset ini secara kolektif di tingkat kelompok tani agar selalu siap digunakan saat debit air mulai menurun.
  2. Identifikasi dan Siapkan Sumber Air. Lakukan pemetaan sumber-sumber air terdekat dari area persawahan, baik dari sungai, saluran irigasi, maupun embung. Pastikan ketersediaan pasokan air sebelum masa kritis kekeringan tiba.
  3. Perbaiki Saluran Irigasi dan Rapikan Galengan. Bersihkan dan perbaiki saluran distribusi air dari pendangkalan atau kebocoran. Merapikan galengan (pematang sawah) sangat penting untuk menahan genangan air agar tidak terbuang sia-sia dan tetap berada di petakan sawah secara efisien.
  4. Atur Distribution Air dan Pergiliran Secara Adil. Buat kesepakatan dan jadwal pergiliran air antarpetani di dalam kelompok tani. Pengaturan distribusi air yang tertib mencegah pemborosan serta memastikan seluruh lahan mendapatkan suplai air secara merata.
  5. Sesuaikan Pola Tanam. Gunakan strategi pengaturan pola tanam yang adaptif terhadap ketersediaan air. Pilih varietas tanaman yang lebih tahan kekeringan atau hemat air jika debit air di wilayah sekitar mulai terbatas.
  6. Bergerak Sejak Dini Tanpa Menunggu Dampak. Lakukan tindakan antisipasi sebelum kekeringan benar-benar melanda lahan. Pengalaman penanganan El Nino terdahulu membuktikan bahwa respons cepat melalui optimalisasi pompanisasi dan perbaikan irigasi terbukti berhasil menjaga produksi pangan nasional.

Sumber :
Kementerian Pertanian