
Irisan Jahe | Sumber Foto:pixabay
AGRONET -- Indonesia memiliki beragam tanaman obat tradisional, salah satunya adalah jahe. tani lovers pasti tahu bahwa jahe mengandung banyak manfaat. diantaranya seperti, meredakan mual, nyeri, stres, kecemasan, menurunkan kolesterol, gula darah, risiko penyakit jantung bahkan menghambat perkembangan kanker. dengan berbagai macam khasiat, jahe memiliki tiga jenis dan level kepedasan yang berbeda. berikut ragam jenis jahe dimulai dengan tingkat kepedasan yang rendah:
1. Jahe Gajah
Dikenal dengan jahe badak, jahe kombongan atau bahkan jahe kuning besar yang seringkali tani lovers temui di pasaran. jahee ini memiliki ciri-ciri seperti rimpang jahe yang gemuk, berwarna putih atau kuning, banyak mengandung air, serat yang sedikit dan memiliki rasa yang kurang pedas. jahe ini banyak dikonsumsi selagi segar atau diolah untuk bumbu masak.
2. Jahe Emprit
Jahe ini memiliki potongan melintang berwarna putih kekuningan, berbentuk agak pipih, berserat lembut, dengan aroma yang agak tajam. meskipun kecil, jahe ini memiliki rasa yang lebih pedas dibandingkan jahe gajah loh tani lovers! hal ini dikarenakan jahe emprit mengandung minyak atisiri yang lebih banyak
3. Jahe Merah
Disebut jahe merah, dikarenakan wana rimpangnya yang berwarna jingga muda hingga berwarna merah. karakterisik lainnya seperti, memiliki serat yang kasar, aroma yang sangat tajam, dan rasa yang sangat pedas. jahe merah seringkali dipanen saat usia tua dan digunakan sebagai komponen obat-obatan jamu.
Sumber :
Kementerian Pertanian
Minggu, 05 Juli 2026
Senin, 01 Juni 2026
Rabu, 24 Juni 2026
Sabtu, 20 Juni 2026
Selasa, 16 Juni 2026
Rabu, 03 Juni 2026
Jumat, 22 Mei 2026
Selasa, 26 Mei 2026
Minggu, 08 Maret 2026








