
Alat mesin pertanian (Alsintan) | Sumber Foto: Kementan
AGRONET -- Empat alat simulator eskavator alat mesin pertanian (Alsintan) program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) hilang dicuri. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalimanan Selatan (Kalsel).
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy, dalam keterangan tertulisnya (17/5) mengungkapkan alat simulator yang dicuri harganya sekitar Rp220 juta per unit. Karena peristiwa tersebut, Kementan meminta pemerintah daerah (Pemda) serius menjaga Alsintan.
Sarwo menambahkan, akibat pencurian tersebut program Serasi menjadi terhambat. Daerah menjadi rugi karena program tidak berjalan.
Sementara itu, Direktur Alsintan Ditjen PSP Kementan, Andi Nur Alam Syah, mengatakan untuk optimalisasi lahan rawa lebak dan pasang surut agar bisa menjadi lahan sawah produktif, pemerintah menyalurkan 69 eskavator. Ia menjelaskan penggunaan eskavator dinilai sudah optimal untuk pengerukan saluran irigasi yang mengalami pendangkalan, pembuatan jalan usaha tani, optimasi lahan rawa lebak, dan lahan rawa pasang surut.
Dia mengatakan bantuan Alsintan seperti ekskavator dan traktor adalah untuk mendukung pembangunan pertanian, khususnya indeks mekanisasi dalam mempercepat pengolahan lahan, penanaman, dan panen. Dengan demikian, lanjutnya, produksi pangan khususnya beras dan kesejahteraan petani meningkat, bahkan dari lahan rawa Indonesia bisa mencukupi pangan dunia. (591)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










