Manfaat Ikan Cucut untuk Kesehatan

Selasa, 22 Januari 2019, 07:22 WIB

Ikan cucut. | Sumber Foto: KKP

AGRONET -- Ikan cucut atau nama latin Rhizoprionodon acutus termasuk jenis ikan bertulang rawan. Ikan ini merupakan salah satu spesies ikan yang mempunyai ukuran yang berbeda sesuai genus yang dimiliki. Meski begitu, kebanyakan ikan cucut mempunyai bentuk tubuh pipih atau ramping.

Dalam rilis resmi laman KKP, dijelaskan penyebaran ikan cucut hampir di seluruh perairan Indonesia. Namun penangkapannya masih terbatas pada jenis ikan cucut dasar dan hanya sebagai pelengkap tangkapan ikan laut jenis tuna. 

Ikan cucut merupakan ikan yang kaya akan manfaat. Pada daging, kulit, hati, bahkan organ dalam dapat dimanfaatkan oleh manusia.  Dari beragam organ tersebut, bagian yang paling mengandung nilai ekonomis tinggi yakni hati dan sirip. Bahkan banyak nelayan membuang ke laut dagingya setelah diambil sirip dan hatinya.

Kandungan Gizi Ikan Cucut

Berbagai jenis ikan mempunyai kandungan protein dan omega 3 yang sangat baik dalam menunjang kesehatan. Gizi yang terdapat di dalamnya dapat diserap oleh tubuh setelah kita mengonsumsinya. 

Komposisi kimia yang terdapat pada ikan cucut sangat bergantung dari jenis dan variasi spesies yang kita konsumsi. Kandungan nutrisi atau gizi ikan cucut dengan takaran 100 gr, yakni jumlah kandungan air daging 73,6 gr, jumlah kandungan protein daging 21,7 gr, dan kandungan mineralnya 1,2 gr.

Jika dilihat dari segi komersial dan tingginya nilai ekonomi, hati ikan cucut merupakan aspek utama. Hal ini disebabkan karena hati ikan cucut mempunyai kandungan minyak yang tinggi akan vitamin A dan kandungan skualen yang dapat dimanfaatkan untuk bahan berbagai obat dan kosmetik. 

Siripnya merupakan organ yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Harganya yang cukup mahal menjadikan sirip ikan cucut rentan dieksploitasi secara berlebihan guna memenuhi keperluan dan kebutuhan manusia. Sirip ikan cucut juga kerap diolah menjadi serat-serat yang dijadikan campuran sup.

Ikan cucut tidak mempunyai sisik pipih berjajar seperti ikan jenis lain. Namun kulit yang dimiliki ikan ini justru dapat dimanfaatkan dalam pembuatan aksesoris. Tekstur kulit mempunyai kemiripan dengan tekstur kulit hewan ternak, sehingga dapat dijadikan untuk aksesoris sebagai bahan utama sepatu, tas, dan jaket kulit. (591)