Bulog Merauke Serap Beras Petani Tanpa Batas Kuota

Selasa, 28 Oktober 2025, 17:49 WIB

Kunjungan Kerja ke Gudang Bulog Merauke | Sumber Foto:Bulog

AGRONET -- Kepala Bulog Merauke, Karennu, memastikan penyerapan beras petani di wilayah Merauke tidak dibatasi hingga akhir tahun 2025. Hal itu disampaikan Kabulog, saat ditemui di gudang Bulog Merauke pada Selasa, ( 28/10/2025)

Karennu menjelaskan, harga serapan beras yang sebelumnya Rp 15.600 kini naik menjadi Rp16.700 per kilogram. “Sampai akhir tahun ini kami tidak ada pembatasan atau kuota tertentu dalam penyerapan beras. Kami loss, kami akan menyerap sebesar-besarnya hasil produksi dari petani,” ujarnya.

Menurutnya, stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 4.700 ton, dengan kapasitas total 15.200 ton yang tersebar di 11 unit gudang. Dengan kapasitas itu, Bulog diyakini mampu menampung seluruh hasil panen petani di wilayah Merauke dan sekitarnya.

Ia mengimbau agar petani tetap menjaga kualitas beras agar dapat diserap semaksimal mungkin. “Harapannya, petani juga tetap mempertahankan kualitas hasil produksinya agar kami bisa serap semaksimal mungkin,” kata Karennu.

Selain itu, Karennu menyebut Bulog Merauke telah menyalurkan sekitar 13.000 ton beras ke sejumlah kabupaten di luar Merauke seperti Biak, Timika, Sorong, Manokwari, dan Fakfak. Proses pengiriman dilakukan menggunakan armada yang bekerja sama dengan Bulog untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

Ia menambahkan, penyerapan gabah kering panen sempat dialihkan karena target nasional penyerapan beras telah tercapai. Meski demikian, Karennu menegaskan Bulog tetap membuka ruang penyerapan beras petani di Merauke agar stok nasional tetap terjaga dan produksi petani tidak menumpuk di lapangan.

Sumber :
Perum Bulog