Fluktuasi harga raw sugar berjangka dan gula putih berjangka ini terlihat di pusat pasar dunia di New York dan London.

Harga Gula Nasional Terus Fluktuatif

Kamis, 15 Juni 2023, 09:35 WIB

Harga gula di pasar domestik dan internasional masih terus fluktuatif. | Sumber Foto:pchvector/Freepik

AGRONET --  Informasi Pangan Jakarta (IPJ) mencatat rata-rata harga gula pasir menunjukkan tren yang masih fluktuatif. Di Jakarta, harga pada kisaran hampir Rp 14 ribu per kilogram hingga Rp 16 ribu per kilogram. Fluktuasi harga raw sugar berjangka dan gula putih berjangka juga terlihat terlihat di pusat pasar dunia di New York dan London. 

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) mencatat rata-rata harga gula pasir di pasar tradisional sempat turun di dua provinsi yakni di Jawa Tengah yang turun 0,34 persen dan Papua turun 0,29 persen. Namun rata-rata tidak ada perubahan dalam harga gula nasional dari pekan lalu.

Harga gula pasir di pasar tradisonal pada Sabtu (14/6/2023) di Papua Barat mencapai Rp. 17.650 per kilogram sementara di pasar modern Rp 17.100. Sementara Sulawesi Barat provinsi dengan harga gula pasir di pasar tradisional terendah yaitu sekitar Rp 13.650 per kilogram.

Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah merumuskan kenaikan Harga Acuan Pembelian (HAP) dari petani senilai Rp 13.500 per kilogram atau naik dari sebelumnya, Rp 12.500 per kilogram. Namun, Bapanas juga mempertimbangkan untuk memberlakukan zonasi harga gula di tingkat konsumen dengan mempertimbangkan biaya distribusi. Akibatnya, harga gula di Jawa berbeda dengan di Papua.

Dalam Musyawarah Kerja Nasional Gabungan Produsen Gula Indonesia pekan lalu, Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan I Gusti Ketut Astawa mengatakan, kenaikan ini mempertimbangkan sejumlah faktor dalam negeri dan perkembangan internasional. Ia mengakui, dua penyebabnya antara lain ongkos produksi yang naik dan pengaruh harga gula dunia yang juga terus menanjak akibat pasokan dari sejumlah eksportir yang tersendat. (tar)