Mereka yang terlibat manipulasi harga akan segera masuk daftar hitam.

Gula | Sumber Foto:Poyraz 72/Wikimedia
AGRONET — Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Biaya Hidup (KPDN) Malaysia Datuk Seri Salahuddin Ayub mengatakan, pemerintah tidak akan mentoleransi pihak yang mengambil keuntungan dengan manipulasi harga gula. Ia menegaska, pemerintah akan mengambil langkah tegas demi kepentingan rakyat.
"Bagi manufaktur, pedagang grosir atau ritel yang mencoba berkomplot dan mempermainkan harga gula akan didakwa ke pengadilan, mereka yang terlibat akan segera masuk daftar hitam, demi rakyat tidak akan ada kompromi," kata Salahuddin seperti dikutip Malay Mail, Selasa (13/6/2023).
Ia dalam sesi klarifikasi untuk memberi persetujuan pada perusahaan gula lokal seperti MSM Malaysia Holdings Berhad (MSM) dan Central Sugars Refinery Sdn Bhd (CSR) untuk memproduksi gula rafinasi untuk pasar ritel. Salahuddin juga mengatakan pemerintah tidak berniat untuk membiarkan harga gula mengambang. Tapi bila perekonomian pulih, pemerintah siap untuk memeriksa ulang langkah untuk melepaskan harga kebutuhan pokok sesuai keinginan pasar.
Kebijakan ini berubah dari sebelumnya. Saat itu, Salahuddin menyatakan MSM dan CSR diizinkan memproduksi dan memasarkan jenis gula premium dengan harga ritel yang tidak dikendalikan pemerintah atau dibiarkan mengambang sesuai dengan pergerakan pasar. Kebijakan itu sempat dipertanyakan anggota parlemen. Mereka khawatir, penjualan gula rafinasi ke pasar ritel akan menyebabkan kasus-kasus seperti penimbunan barang. (tar)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










