Sebaliknya, kelangkaan komoditas selalu menjadi kabar buruk bagi negara pengimpor.

India Raup Keuntungan Gara-Gara El Nino

Sabtu, 10 Juni 2023, 11:31 WIB

Gula

AGRONET – Ancaman gagal panen gara-gara El Nino dan kelangkaan gula menaikkan harga di pasar internasional. Namun, dampak manis dirasakan India sebagai salah satu produsen gula terbesar dunia. Negeri itu malah meraup untung karena nilai saham mereka naik 9 persen. Sebaliknya, kelangkaan komoditas selalu menjadi kabar buruk bagi negara pengimpor.

El Nino yang ditandai menghangatnya suhu air laut Pasifik berdampak pada pola cuaca di seluruh dunia. Fenomena ini kerap dikaitkan berkurangnya curah hujan di India.

Pemanasan global yang mengubah pola cuaca bumi berdampak pada negara-negara produsen gula seperti India, Brasil dan Thailand. Turunnya produksi akan mengurangi pasokan, menaikan harga dan mendorong penimbunan gula.

Dikutip dari Money Control, Sabtu (10/6/2023) futures atau kontrak berjangka perusahaan gula AS naik 9 persen pada penutupan Jumat (9/6/2023) kemarin. Pusat Administrasi Iklim, Oseanik dan Atmosfir AS memprediksi El Nino akan segera terjadi dan menghangatkan suhu bumi.

"Tergantung pada kekuatannya, El Nino dapat menyebabkan berbagai dampak seperti kenaikan resiko hujan deras dan kekeringan di lokasi-lokasi tertentu di seluruh dunia," kata ilmuwan iklim di Pusat Prediksi Iklim, Michelle L’Heureux.

Asosiasi Pabrik Gula India mengatakan, sampai 15 April produksi gula negara itu turun 6 persen pada tahun pemasaran 2022/2023 yang berakhir pada bulan September. Penurunan produksi lebih lanjut dapat mendongkrak harga gula lebih tinggi lagi.

Saham perusahaan gula India, Dhampur Sugar Mills Ltd naik 3,5 persen, Balrampur Chini Mills Ltd naik 2,45 persen, Mawana Sugars Ltd naik 2,82 persen dan Dalmia Bharat Sugar and Industries Ltd naik 2,3 persen. Semua perusahaan itu terdaftar di Bursa Saham Nasional (NSE) India. (tar)