Panen tebu kali ini terpengaruh penggilingan yang tutup lebih awal dan cuaca yang tidak mendukung.

Produksi Gula Filipina Turun

Kamis, 08 Juni 2023, 02:03 WIB

Gula (ilustrasi) | Sumber Foto:Freepik

AGRONET -- Produksi gula Filipina musim ini diperkirakan turun 110 ribu metrik ton. Produksi musim sebelumnya  sekitar 640 ribu metrik ton. Panen tebu kali ini terpengaruh penggilingan yang tutup lebih awal dan cuaca yang tidak mendukung.

Penurunan ini terjadi pada gula rafinasi yang menggunakan bahan baku tebu dalam negeri. Pelaksana Tugas Kepala Badan Regulator Gula (SRA) Filipina Pablo Luis S. Azcona mengatakan hasil penggilingan turun signifikan.

"Sejak penggilingan gula mentah tutup lebih awal, rafinasi yang  mengandalkan pabrik bahan baku juga tutup lebih awal, dari sanalah produksi kami turun signifikan, saya memperkirakan produksi rafinasi turun hampir 100 ribu metrik ton," kata Azcona seperti dikutip Business World Online, Selasa (6/6/2023).

Azcona mengatakan proses rafinasi gula juga membutuhkan ampas tebu untuk menjalankan mesin. Pasokan ampas tebu sedikit karena panen terganggu cuaca buruk.

Pada musim panen sebelumnya produksi gula Filipina 750 ribu metrik ton. Azcona mengatakan keputusan mengimpor gula menunggu validasi tingkat persediaan gula.

"Kami mempertimbangkan impor baru, namun seperti janji presiden (Prresiden Filipina Ferdinand Marcos Jr --Red) , kami akan menggelar semua inventarisasi yang diperlukan lebih dahulu dan mencari tahu apakah perhitungan kami akurat," katanya. (tar)