Tereos menyebut panen bit gula Eropa terancam tertunda.

Pabrik Gula Prancis Waspada Hadapi Musim 2023/2024

Sabtu, 03 Juni 2023, 11:50 WIB

Tanaman bit gula | Sumber Foto:Aixklusiv/Pixabay

AGRONET -- Raksasa gula asal Prancis, Tereos, waspada menghadapi 2023/2024. Menurut Direktur Komersial Tereos Olivier Leducq yang dikutip Reuters, Kamis (1/5/2023), volume akhir panen bit gula Eropa terancam tertunda, serangan hama dan cuaca, telah mempersulit prediksi musim yang akan datang.

Sedangkan Chief Executive Officer Tereos Jorge Boucas menambahkan, "Ada tren positif tapi ada ketidakpastian mengenai penjualan pelanggan kami. Kami harus berhati-hati dengan konsumsi yang bisa berdampak pada pasar."

Petani Prancis telah menanam bit gula lebih sedikit tahun ini, terhalang potensi kerusakan tanaman terkait dengan larangan pestisida yang dituduh merusak lebah. Pada Maret lalu Tereos mengatakan akan menutup dua pabriknya dan menjual satu pabrik untuk mengantisipasi penurunan produksi.

Ketatnya pasokan global mendorong harga gula dunia mencapai angka tertingginya dalam 11 setengah tahun pada bulan April. Sementara harga gula di Eropa tembus rekor.

Di sisi lain, kenaikan harga gula dunia membuat Tereos juga meraup keuntungan. Namun, kenaikan harga tentu menjadi kabar buruk bagi bagi negara-negara pengimpor gula.

Tereos sebagai produsen gula dan etanol, mengaitkan keuntungan mereka pada momentum pasar dan naik berbagai harga barang seperti gula, etanol, dan produk lainnya. Tereos melakukan pengendalian biaya produksi dan strategi yang dilaksanakan dengan baik. (tar)