Ketika harga gula naik, maka akan mempersulit pembuat kebijakan mengendalikan inflasi harga pangan.

Harga gula | Sumber Foto:Vector/Bakhtiarzein
AGRONET -- Asosiasi Pangan Inggris (ABF) mengatakan kurangnya produksi gula Inggris memaksa unit Gula Inggris mengamankan sumber alternatif yang lebih mahal. Hal ini menurut ABF akan berdampak besar pada keuntungan bisnis gula di paruh kedua tahun ini.
Laporan kantor berita Reuters edisi Kamis (27/4/2023) CEO ABF George Weston mengatakan setelah organisasi melaporkan profit pada paruh pertama, konsumen gula tampaknya akan melihat kenaikan harga di paruh kedua tahun ini. Sebab harga gula lokal maupun global naik.
Gula digunakan di berbagai macam makanan. Ketika harga gula naik, maka akan mempersulit pembuat kebijakan mengendalikan inflasi harga pangan.
Cuaca buruk yang tidak seperti biasanya pada musim panas dan dingin tahun lalu merusak panen gula bit Inggris. British Sugar, satu-satunya perusahaan Inggris yang memproses buah bit menjadi gula rafinasi, mengatakan produksi pada musim 2022/2023 hanya 0,74 juta ton. Jauh lebih rendah dari musim sebelumnya yang sekitar 1,03 juta ton.
Sumber mengatakan kekurangan pasokan menahan harga gula di Inggris masih di tingkat tertingginya. Hal ini memaksa British Sugar mengambil produk dari perusahaan saingan lokal Tate & Lyle Sugars dan dari Thailand. (tar)
Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Papua, Sagu dan AI Jadi Pilar Ketahanan Pangan Mas
Minggu, 05 Juli 2026
Senin, 01 Juni 2026
Rabu, 24 Juni 2026
Sabtu, 20 Juni 2026
Selasa, 16 Juni 2026
Rabu, 03 Juni 2026
Jumat, 22 Mei 2026
Selasa, 26 Mei 2026
Minggu, 08 Maret 2026








