Kunjungan ini dilakukan setelah pekan lalu PT Kebun Tebu Mas-Mitr Phol dan BSIP-TAS sepakat bekerja sama soal bibit tebu unggul.

Pemilik Mitr Phol Group 'Sowan' ke BSIP-TAS Malang

Rabu, 07 Agustus 2024, 07:25 WIB

Para pemilik Mitr Phol Group berkunjung ke BSIP-TAS Malang, Selasa (6/8/2024). | Sumber Foto:Dok. KTM

AGRONET -- Pemilik Mitr Phol Group yang sedang berkunjung ke Indonesia, menyempatkan diri sowan atau mengunjungi Badan Standardisasi Instrumen Pertanian, Tanaman Pemanis dan Serat (BSIP-TAS) di Malang, Jawa Timur, Selasa (76/8/2024). Kunjungan ini dilakukan setelah pekan lalu PT Kebun Tebu Mas-Mitr Phol dan BSIP-TAS sepakat bekerja sama soal bibit tebu unggul.

‘’Sudah menjadi komitmen kami untuk terus mendukung para petani tebu mitra kami untuk terus berkembang, saling percaya, dan saling menguntungkan. Semua itu bisa tercapai jika terjalin kerja sama antara perusahaan gula, lembaga penelitian, dan petani tebu,” kata Buntoeng Vongkusolkit, salah satu pemilik Mitr Phol Group, dalam keterangan tertulis kepada Agronet.

Buntoeng Vongkusolkit bersama Isara Vongkusolkit adalah dua pemilik group perusahaan yang sengaja datang ke Indonesia, pekan ini. Mereka didampingi Presiden Direktur Mitr Phol Group, Krisda Monthienvichienchai, dan Direktur  PT KTM-Mitr Phol, Wichit Nivechrungsan.

Kepala Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Pemanis dan Serat Dr Andy Wijanarko, SP, MSi, mengulangi komitmennya untuk mendukung kerja sama pengadaan benih unggul tebu. Sebelumnya, PT KTM-Mitr Phol dan BSIP-TAS sepakat bekerja sama untuk standardisasi benih tebu, perbanyakan benih, pengujiannya, dan evaluasi terhadap benih yang akan ditanam oleh mitra petani.

 

Sinergi demi bibit unggul

Mitr Phol Group adalah produsen gula dan bio-energi terbesar di Thailand dan Asia. Group itu juga menduduki peringkat sebagai produsen gula terbesar kelima di dunia, dan terbesar di Asia. Kini group ini juga berkiprah di Indonesia dengan menggandeng dua perusahaan gula anggota Gabungan Produsen Gula Indonesia (Gapgindo), yaitu PT Kebun Tebu Mas (KTM) dan PT Rejoso Manis Indo (RMI). Kebun petani yang menjadi mitra petani PT KTM-Mitr Phol tersebar di Lamongan, Bojonegoro, Tuban, dan Gresik.

Sedangkan BSIP-TAS adalah salah satu UPT yang berada di bawah naungan Kementerian pertanian. Tugasnya antara lain melaksanakan pengujian instrumen tanaman pemanis dan serat.

BSIP-TAS memiliki fasilitas untuk mengembangkan varietas unggul tebu seperti laboratorium plant chemistry, biomolecular, dan kultur jaringan. Mereka juga memiliki plasma nutfah tebu atau tetua yang dapat digunakan untuk memperoleh varietas tebu baru yang sesuai kebutuhan.

Kerja sama lembaga penelitian dan standardisasi dengan dunia industri gula adalah bagian dari upaya menuju swasembada gula nasional. Hal ini seiring dengan rencana besar Pemerintah RI , yang tertuang dalam Perpres RI Nomor 40 Tahun 2023, tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol sebagai Bahan Bakar Nabati. (yen)