
Drone penebar benih ini mempunyai kapasitas muat sekitar 15 kg benih padi, kecepatan tanam 2-3 km/jam dengan ketinggian 1,5-2 m dari permukaan tanah, lebar kerja 4 meter, kapasitas kerja 0,8-1 ha/jam (1,00-1,25 jam/ha). Jumlah benih rata-rata 144 butir/m2 | Sumber Foto:Dok Kementan
AGRONET -- Drone adalah pesawat tanpa awak yang dikendalikan dari jarak jauh dengan menggunakan komputer atau remote cotrol, yang bisa digunakan untuk membawa muatan. Penggunaan drone khususnya untuk pertanian saat ini sangat dibutuhkan karena dianggap lebih efektif dan efisien, sangat baik untuk menghemat waktu, tenaga dan biaya.
Baadan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui unit kerja Bl;ai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) juga telah mengembangkan drone untuk sebar benih padi dan penebar pupuk granule.
Dengan penerapan teknologi ini akan lebih efisien dalam bertani. Jika dihitung akan ada efisiensi harga hingga 40%. Karena, dalam 1 ha pemupukan dengan pemakaian drone hanya membutuhkan biaya Rp1,4 juta. Sedangkan cara konvensional membutuhkan dana hingga lebih dari Rp2 juta. Drone penebar benih padi ini mampu menanam sepuluh kali lebih cepat dibanding manusia. Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga lebih hemat hingga setengahnya jika menggunakan drone. (234)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










