
Direktur LPBD-KUMKM, Braman Setyo saat berbicara tentang penyaluran dana bergulir untuk program pengembangan usaha di sektor maritim
AGRONET- Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) akan mendorong penyaluran dana bergulir untuk program pengembangan usaha di sektor maritim. Hal ini diungkapkan oleh Direktur utama LPBD-KUMKM, Braman Setyo, di Jakarta, Minggu (8/4).
Total target penyaluran yang akan dicapai pada tahun 2018 adalah sebesar Rp 1,2 triliun, dengan ketetapan bunga 4,5 persen per tahun. Dana bergulir tersebut, tutur Braman, akan dibagi dalam dua pola penyaluran, yakni pola konvensional dan syariah. Untuk pola konvensional akan dialokasikan Rp 750 miliar sedangkan untuk syariah Rp 450 miliar.
“Semua koperasi yang bergerak di sektor produktif menjadi tujuan utama kita. Sementara koperasi simpan pinjam coba kita kurangi lagi untuk tahun ini”, papar Braman.
Ia pun mengatakan peran LPBD-KUMKM dalam memberikan kontribusi pada pengembangan usaha di sektor maritim ini diharapkan mampu membuat para pelaku KUMKM memiliki daya saing, meningkatkan produktivitas, serta bisa memanfaatkan sarana teknologi informasi agar lebih mudah dalam bertransaksi. Sedangkan menurut mantan menteri kelautan dan perikanan, Rokhmin Dahuri, pengembangan KUMKM sektor maritim di tanah air harus didukung dengan ketersediaan modal usaha yang memadai. Oleh sebab itu, ia meminta agar LPBD-KUMKM meningkatkan perannya dalam memberikan penguatan modal bagi para pelaku KUMKM.
Sektor maritim bila tidak didukung dengan sumber dana yang memadai, ujarnya, maka keluarannya juga akan kecil. Hal itu terjadi pada tahun 2012. Alokasi kredit untuk sektor kelautan dan perikanan, lanjutnya, hanya 0,29 persen dari seluruh kredit perbankan yang dikucurkan. Oleh karena itu, keberadaan LPBD-KUMKM sangat dibutuhkan oleh rakyat kecil, kata Rokhmin.
Sejak tahun 2008 hingga tahun 2017 LPBD-KUMKM telah berhasil menyalurkan pinjaman atau pembiayaan sebesar Rp 8,4 triliun yang diberikan kepada 1 juta pelaku UMKM. Berdasarkan hasil analisa, dari penyaluran dana tersebut berhasil menyerap tenaga kerja sekitar 1,8 juta orang, jelas Rokhmin. (KBRN/777)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










