Forum MIKTA: Indonesia Berkomitmen Jaga Sumber Daya Laut

Senin, 17 September 2018, 05:58 WIB

Ketua DPR Bambang Soesatyo dalam forum MIKTA di Bali. | Sumber Foto:KBRN

AGRONET -- Laut memiliki potensi besar untuk pengembangan kesejahteraan dunia. Untuk itu Indonesia menilai kerja sama di bidang maritim sangat penting agar potensinya dapat dikelola degan baik.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengatakan banyak sektor maritim yang bisa dikerjasamakan. Kerja sama itu antara lain bidang ekonomi kelautan, keamanan, memerangi penangkapan ikan ilegal, pengembangan pengetahuan kemaritiman, dan pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan.

Hal itu disampaikanya dalam forum konsultasi MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea, Turki, dan Australia) yang berlangsung di istana Tampak Siring, Bali, Minggu (16/9). Indonesia saat ini dipercaya sebagai ketua MIKTA.

Hadir dalam forum diantaranya Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, Ketua badan kerja sama antar parlemen (BKSAP), Nurhayati Ali Assegaf. Dari negara lain hadir Ketua Parlemen Korea Selatan, Moon Her Sang, Wakil Presiden Senat Australia, Sue Lines, dan Duta besar Meksiko untuk Indonesia, Armando Gonzalo Alvarez.

Bamsoet menambahkan Indonesia sebagai poros maritim dunia berupaya mengembangkan sektor kelautan. Menurutnya sektor tersebut telah berkontribusi 20 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyediakan lapangan pekerjaan yang luas di seluruh Indonesia.

“Sektor kelautan dan perikanan menjadi unggulan melalui pembangunan berbasis kemaritiman. Sudah menjadi komitmen Indonesia menjaga kelestarian laut dan sumber daya pesisir untuk ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan,” ungkap Bamsoet.

MIKTA merupakan forum kemitraan antara Meksiko, Indonesia, Korea, Turki, dan Australia. Forum ini dibentuk pada tahun 2013 yang bertujuan untuk mendukung pemerintah global yang efektif. (KBRN/591)