
Peneliti IPB melakukan pemeriksaan USG terhadap 10 ekor sapi yang ada di peternakan sapi perah Kawasan Usaha Peternakan Cibungbulang, Bogor | Sumber Foto:Humas IPB
AGRONET – Institut Pertanian Bogor menemukan teknik deteksi dini kebuntingan pada sapi perah. Para peneliti: Dilla Frastantie, Ligaya I.T.A Tumbelaka, dan Muhammad Agil dari Fakultas Kedokteran Hewan melakukannya dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG) dan analisis hormon steroid. Ligaya menjelaskan sering terjadi kesalahan dalam mendeteksi kebuntingan.
Teknik pemeriksaan sebelumnya cukup menyita waktu yang dapat mengakibatkan keterlambatan dan perpanjangan waktu hingga bunting kembali. Selain itu, gangguan reproduksi yang terjadi akan terlambat diketahui.
Eksplorasi rektal, yang dilakukan oleh 3 peneliti IPB ini, menjadi salah satu metode diagnosa kebuntingan yang dapat dilakukan untuk ternak besar seperti kuda, kerbau, dan sapi. Prosedurnya adalah palpasi uterus melalui dinding rektum untuk meraba pembesarannya yang terjadi selama kebuntingan, keberadaan fetus atau membran fetus. Dalam eksplorasi rektal dibutuhkan kepekaan dan kebiasaan untuk mengenali organ-organ tersebut.
”Teknik ini dikenal cukup akurat, cepat, dan juga relatif murah. Dibutuhkan pengalaman dan training bagi petugas yang melakukannya, agar tepat dalam mendiagnosa. Teknik ini dapat dilakukan pada usia kebuntingan di atas 40 hari,” ujar Ligaya. Diagnosa kebuntingan yang cepat dan akurat bisa menentukan keberhasilan program reproduksi. Waktu produksi yang hilang karena infertilitas dapat ditekan dengan penanganan yang cepat dan tepat pada sapi betina.
Temuan ini bertujuan untuk menekan biaya pada breeding program dan membantu manajemen ternak agar lebih ekonomis. Penelitian menggunakan dua metode. Yaitu, ultrasonografi (USG) dan pemeriksaan hormon steroid (progesteron dan estrogen) dari plasma darah dengan ELISA.
Peneliti melakukan pemeriksaan terhadap 10 ekor sapi yang ada di peternakan sapi perah Kawasan Usaha Peternakan Cibungbulang, Bogor. Sapi yang terdeteksi bunting dini ada 5 ekor dan 5 ekor tidak bunting. Penggunaan USG terbukti dapat mendeteksi kebuntingan lebih dini dibandingkan dengan pemeriksaan hormonal. (Humas IPB/AT/Zul/111)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










