”Mall Hewan Kurban H. Doni” Mampu Jual 20 Ekor Sapi per Hari

Selasa, 22 Agustus 2017, 22:27 WIB

Mall Hewan Qurban H. Doni | Sumber Foto:Slamet Riyanto

AGRONET - Anda sedang mencari hewan kurban? Coba datang ke "Mall Hewan Qurban H. Doni" di kawasan Depok, Jawa Barat. Selain menyediakan banyak pilihan dengan pelayanan ramah dan fasilitas lengkap, mal ini tempatnya juga nyaman dan mudah dijangkau karena lokasinya di pinggir jalan raya akses Universitas Indonesia (UI) Depok.

Menjelang hari raya Idul Kurban, mal hewan kurban milik H. Doni ini banyak dikunjungi pelanggan. Setiap harinya tidak kurang dari 20 ekor sapi mampu dijual. Hal ini karena konsumen yang datang disambut oleh tenaga-tenaga sales yang piawai bicara dan tentu saja ramah. Maklum, mal ini jika bukan musim haji, adalah show room mobil.

”Kami menyiapkan berbagai jenis sapi, seperti sapi Madura, sapi Bali, sapi biasa, bahkan sapi Wagyu yang berasal dari Jepang,” kata salah seorang sales "Mall Hewan Qurban H. Doni" kepada Agronet, Minggu (20/8). “Dari segi harga juga sangat bervariasi, mulai dari delapan belas juta rupiah sampai ratusan juta rupiah,” lanjutnya sambil mengajak keliling di sela-sela dagangan sapinya.

Berdagang sapi menjelang Idul Kurban bagi "Mall Hewan Qurban H. Doni" ini sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun. Jadi, tidak seperti pedagang musiman. ”Walaupun jualan sapinya tersisa banyak, kami tidak akan menanggung rugi karena kami memiliki rumah potong hewan,” tambah sales mal itu.

Permintaan hewan kurban di kota-kota besar, termasuk Jakarta dan Depok dari tahun ke tahun selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi pebisnis kambing dan sapi. Inovasi dan berbagai pelayanan menarik selalu muncul setiap tahunnya.

”Mall Hewan Qurban H. Doni” juga selalu memberikan kemudahan bertransaksi dan memilih hewan kurban. Jika pembeli enggan melihat langsung masuk di kandang, petugas mal akan memperlihatkan detail dagangannya yang bisa diakses lewat smartphone.

Kelebihan lain dari ”Mall Hewan Qurban H. Doni” adalah setiap sapi yang terjual dilindungi oleh asuransi. Jika pelanggan sudah bertransaksi, sapi masih menjadi tanggung jawab mal. Pihak mal akan mengganti dengan sapi yang kualitas dan bobotnya sama, jika sapi tersebut tiba-tiba sakit atau mati. Soal pengiriman hewan kurban juga dapat disesuaikan dengan permintaan pembeli agar pihak panitia kurban tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan lagi. (020/018)