KKP Gelar Lomba Inovasi Masakan Ikan Nasional ke-3

Jumat, 18 Agustus 2017, 20:36 WIB

Lomba Inovasi Masakan Berbahan Baku Ikan Tingkat Nasional ke-3 di parkiran kantor KKP Gedung Mina Bahari III , Jakarta

AGRONET - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar lomba Inovasi Masakan Berbahan Baku Ikan Tingkat Nasional ke-3 di parkiran kantor KKP Gedung Mina Bahari III , Jakarta, Rabu (16/8). Tujuannya adalah untuk meningkatkan konsumsi ikan dan menumbuhkembangkan ekonomi kreatif berbasis kuliner hasil laut.

Menurut Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Nilanto Perbowo, lomba ini digelar dalam rangka peringatan HUT RI Ke-72. Selain itu, juga sebagai bagian dari semangat yang dicanangkan Presiden Jokowi bahwa makan ikan itu selain enak, juga untuk meningkatkan Angka Konsumsi Ikan per kapita dan memperbaiki gizi masyarakat. ”Lomba ini lebih menekankan inovasi dan inisiatif baru yang dihasilkan peserta lomba," ungkap Nilanto Perbowo saat membuka acara.

Lomba yang juga dihadiri Dirjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Brahmantya ini mengukuhkan bahwa ikan menjadi pilihan asupan protein utama masyarakat. Terbukti, bila dibandingkan dengan perbandingan konsumsi daging sapi yang hanya 5 kg per kapita, konsumsi ikan pada 2016 mencapai 43,8 kg per kapita, dan diharapkan pada 2017 mencapai 47 kg per kapita.

Sebagai apresiasi bagi para pemenang, KKP akan menayangkan lomba di televisi. Dengan demikian, Sekjen KKP Rifky Effendy Hardijanto berharap, masyarakat akan tertarik untuk menekuni bidang kuliner, terutama makanan berbahan ikan dan dapat meningkatkan kesejahteraan chef kuliner ke depannya.

BERITA TERKAIT

”Kalau semakin banyak diketahui, semakin banyak diminati makanan dengan bahan baku ikan. Saya kira akan membuat bangsa Indonesia sehat, kuat, dan memberikan satu jaminan livelihood yang baik, termasuk kepada para chefnya. Karena chef ini yang ada di ujung yang berhubungan langsung dengan para konsumen," terang Rifky.

Sebelum acara dibuka, sebanyak 55 orang peserta dengan usia maksimal 25 tahun melakukan live perform. Mereka rata-rata siswa sekolah menengah kejuruan dan mahasiswi dari beberapa provinsi.

Juri lomba kali ini terdiri dari 3 chef profesional, yaitu Stefu Santoso, Dedi Karyadi, dan Dedes yang tergabung dalam Asosiasi Chef Profesional untuk memilih Juara 1 sampai Juara Harapan 2. Adapun poin penilaian, di antaranya, gagasan baru, keterampilan memasak, cita rasa, dan penyajian atau penampilan. Sedangkan juara favorit dipilih khusus oleh Innes Rachmania (Direktur Pengolahan dan Bina Mutu, Ditjen PDSPKP) sebagai juri kehormatan, dengan poin penilaian kebersihan, kerapian, dan keharmonisan dalam penataan.

Ada tiga kategori yang diperlombakan, yaitu menu kudapan/snack, menu keluarga, dan favorit. Kategori menu kudapan/snack dimenangkan oleh M. Zainul Hasan (DKI Jakarta) dengan menu ”Ikan Bali Sambal Mata”, disusul oleh Fatmadila Rahayu (Riau) dengan menu ”Ketan Sarikaya Ikan", kemudian Basuki (Jambi) dengan menu ”Lapis Kakap Mali-mali". Harapan 1 dan Harapan 2 masing-masing diraih oleh Firli Nur Annisa (Jawa Timur) dan Nabila Putri dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung.

Adapun kategori menu keluarga dimenangkan oleh Jonathan dari STP Bandung dengan menu ”Ikan Kakap Putih Kuah Kuning", disusul Bayu Apriyanto (DKI Jakarta) dengan menu ”Jukutanu Sambal Delima", kemudian Wiyandi (Akademi Pariwisata Indonesia) dengan menu ”Sate Lilit Ikan". Harapan 1 dan Harapan 2 masing-masing diraih Ghodjali Syahlan (Akademi Pariwisata Indonesia) dan Tirta Insan Pratama (Riau). Juara favorit diraih Rifa Sofia (Jambi) dengan menu ”Udang Keyak (Kenikir Tempoyak)". (Lilly Aprilya Pregiwati - Kepala Biro Kerja Sama dan Humas KKP/ 269/018)

BERITA TERKAIT