Pabrik gula berperan sebagai pembimbing sedangkan petani tebu adalah pelaku utama budidaya tebu.

Sosialisasi modern farm kepada para petani tebu binaan. | Sumber Foto:Dok KTM, RMI-Mitr Phol
AGRONET – Swasembada gula nasional menjadi fokus gerak cepat dua pabrik gula modern, PT Kebun Tebu Mas(KTM)-Mitr Phol dan PT Rejoso Manis Indo (RMI)-Mitr Phol. Keduanya menyasar para petani binaan agar dapat maju bersama mencapai target nasional swasembada.
“Gerakan percepatan swasembada hendaknya fokus pada peningkatan produktivitas tanaman tebu milik petani,” kata Vice President Cane Supply PT RMI-Mitr Phol, Padipath Namkhet, kepada Agronet, Jumat (5/4/2024).
Menurut Padipath, bentuk pembinaan itu dapat bermacam-macam. Perusahaan, katanya, memiliki strategi pembinaan kepada petani tebu dalam bentuk bantuan pembiayaan serta bantuan pengadaan bibit unggul dan pupuk.

PT KTM-Mitr Phol dan PT RMI-Mitr Phol adalah dua pabrik gula modern di Lamongan dan Blitar. Keduanya dibangun pada era Presiden Joko Widodo, yang meluncurkan Perpres RI Nomor 40 Tahun 2023 tentang percepatan swasembada gula nasional dan penyediaan bioetanol sebagai bahan bakar nabati.
Untuk mendukung rencana pemerintah tersebut, kedua pabrik itu giat melakukan sosialisasi modern farm kepada para petani tebu binaan. Perusahaan menekankan pada prinsip untuk meningkatkan produktivitas lahan tebu dan mendongkrak pendapatan para petani.
PT KTM-Mitr Phol dan PT RMI-Mitr Phol yakin bahwa semakin pabrik gula dan petani tebu gencar bergerak, maka swasembada gula lebih cepat tercapai. Kedua perusahaan juga berprinsip bahwa pabrik gula berperan sebagai pembimbing sedangkan petani tebu adalah pelaku utama budidaya tebu. (yen)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










