Penggilingan tebu di Thailand akan mencapai 85 juta metrik ton.

Wilmar: Panen Tebu di India dan Thailand Melebihi Perkiraan

Selasa, 05 Maret 2024, 06:33 WIB

Panen tebu di India | Sumber Foto:Flickr/ILO Asia Pacific

AGRONET – Ladang tebu di India dan Thailand, dua produsen gula terpenting di Asia, menunjukkan hasil lebih baik yang terlihat pada tahap akhir panen. Menurut Wilmar, trader komoditas yang berkantor di Singapura, hal ini menunjukkan pasokan gula di kawasan tersebut akan lebih tinggi.  

“Panen di Thailand lebih baik dari perkiraan,” ujar Karim Salamon, kepala analis gula di Wilmar, dalam pernyataan yang dikirim kepada Reuters, Jumat (1/3/2024).

Salamon memperkirakan, penggilingan tebu di Thailand akan mencapai 85 juta metrik ton. Maka produksi gula yang dihasilkan antara 8,5 juta hingga 9 juta metrik ton.  

Sang analis menyebutkan, dalam musim panen berikut di Brasil yang dimulai April, hasilnya bisa sama seperti musim sebelumnya. Hasilnya akan mencapai produksi yang tinggi meski cuaca dalam kondisi yang lebih kering dari biasanya.

Ia yakin, bahwa investasi baru untuk meningkatkan kapasitas produksi di Brasil akan menghasilkan gula antara 42,5 juta dan 44,5 juta metrik ton pada 2024/2025.

Sementara laman Trading View menyebutkan, harga gula pada Senin (4/3/2024) mencapai titik terendah dalam dua bulan terakhir. Ini terjadi karena meningkatnya produksi gula di Brasil, yang selama ini dikenal sebagai produsen gula terbesar di dunia. (yen)