Produksi gula India diperkirakan sekitar 31,6 juta ton untuk musim berikut.

Panen tebu di India | Sumber Foto:Flickr/ILO Asia Pacific
AGRONET – Badan perdagangan gula India, All India Sugar Trade Association (AISTA) pada Senin (29/1/2024) pertama kalinya memperkirakan output atau hasil keseluruhan panen tebu 2023-2024 (Oktober-September). Output ini meliputi hasil panen dan penggilingan tebu, kondisi ladang yang masih ada, serta pengalihan sukrosa dari tebu untuk produksi etanol.
Menurut Ketua AISTA Praful Vithalani, “Perkiraan produksi ini bisa meleset sekitar 3 persen.”
AISTA memperkirakan, produksi gula India akan mencapai 31,6 juta ton untuk musim berikut yang berlangsung pada Oktober 2023-September 2024. Dengan kata lain, proyeksi ini sekitar empat persen lebih rendah dari musim sebelumnya. Pada musim 2022-2023, produksi gula India mencapai 32,9 juta metrik ton.
Perkiraan produksi gula India ini tidak termasuk pengalihan sukrosa untuk memproduksi sekitar 2 juta metrik ton etanol. Dengan perkiraan produksi 31,6 juta metrik ton beserta stok awal sebanyak 5,7 juta metrik ton, maka India memiliki sekitar 37,3 juta metrik ton gula. Menurut AISTA, angka ini lebih tinggi dari perkiraan konsumsi domestik sebanyak 29 juta ton. Maka pasokan gula pada saat penutupan musim diperkirakan sekitar 8,2 juta metrik ton untuk musim 2023-2024. (yen)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










