Usai Tahun Baru, Harga Telur Ayam Belum Turun

Selasa, 02 Januari 2018, 16:43 WIB

Peternak memilih mengurangi produksi telur ayam buras, selain itu dampak melambungnya harga pakan ternak. | Sumber Foto:KBRN

AGRONET - Warga di Banyumas, Selasa (2/1), mengeluhkan naiknya harga telur ayam buras yang terjadi dalam kurun waktu seminggu terakhir. Salah satu pedagang telur di Pasar Wage Purwokerto, Ali mengatakan, harga telur berkisar Rp 25.000 sampai Rp 26.000/kg.

Sebelumnya, harga telur pada kisaran Rp 20.000/kg, kenaikan ini terjadi seminggu menjelang Natal dan Tahun Baru 2018. Semua dipengaruhi oleh permintaan yang tinggi dari konsumen yang menggelar hajatan dan juga merayakan Natal dan Tahun Baru.

Ketersediaan telur dari pedagang besar dan peternak menurun dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Menurut Ali, dari keterangan peternak, menurunnya pasokan telur juga disebabkan kenaikan harga pakan. Peternak memilih mengurangi produksi telur ayam buras, selain itu dampak melambungnya harga pakan ternak.

Sementara itu, salah pembeli di Pasar Wage, bernama Taufik mengatakan, meski harga telur tinggi namun permintaan juga tinggi. Bulog Subdivre IV Banyumas sendiri telah menyatakan siap melakukan operasi pasar untuk telur. (KBRN/111)