India ingin menjamin pasokan yang memadai bagi pasar gula dalam negeri.

India Ingin Kurangi Produksi Etanol Demi Prioritaskan Gula

Kamis, 07 Desember 2023, 10:39 WIB

Biofuel (ilustrasi) | Sumber Foto:Public Domain Vector

AGRONET – Pemerintah India berencana untuk mengurangi produksi etanol demi memprioritaskan produksi gula pada periode 2023/2024. Alasannya, India ingin menjamin pasokan yang memadai bagi pasar gula dalam negeri.

Menurut para sumber yang dikutip Reuters dari sejumlah sumber, Rabu (6/12/2023), Pemerintah India akan meminta pabrik gula untuk tidak mengalihkan sugarcane juice (jus dari tebu) dan B-heavy molasses menjadi etanol. B-heavy molasses adalah produk sampingan yang masih mengandung sukrosa cukup tinggi.

“Setelah mengamati kondisi kebutuhan dan pasokan, komite yang terdiri dari sejumlah menteri memutuskan kita untuk lebih fokus pada produksi gula tahun mendatang,” ujar sumber di pemeritahan, yang menolak disebut jatidirinya.

Selama ini, produsen biofuel India membeli etanol dari pabrik gula, untuk dicampurkan ke dalam bahan bakar bensin. Etanol yang diproduksi dari jus tebu dan molases level B memiliki harga lebih tinggi. Jika keputusan baru berlaku, maka pabrik gula hanya boleh memproduksi etanol dari C-heavy molasses, yaitu produk sampingan yang tidak lagi mengandung gula.

Pemerintah akan segera menyelesaikan rancangan panduan baru tentang pengadaan etanol ini berlaku pada periode perdagangan 2023/2024, yang dimulai 1 November lalu. Sementara produsen bahan bakar akan mematuhi kontrak yang telah diperoleh sebelumnya. (yen)