Malang merupakan salah satu wilayah dengan kontribusi besar sebagai penghasil tebu dan gula di Jawa Timur.

Kabupaten Malang Dukung Produktivitas Tebu

Senin, 27 Maret 2023, 09:18 WIB

Malang salah satu penghasil tebu di Jawa Timur. | Sumber Foto:Wikimedia

AGRONET -- Kabupaten Malang merupakan salah satu wilayah dengan kontribusi besar sebagai penghasil tebu dan gula di Jawa Timur. Pada 2022 lalu Kabupaten Malang mampu mencatatkan hasil produksi komoditas tebu yang kurang lebih mencapai 3,9 juta Ton.

Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mengatakan, hal itu merupakan capaian positif dari buah kerja keras para petani tebu di Kabupaten Malang. Didik menambahkan dari capaian dapat menjadi acuan agar di tahun-tahun berikutnya.

Ia mengatakan pemerintah Kabupaten akan terus memberikan dukungan terhadap implementasi Program Makmur, yang merupakan kolaborasi sekaligus sinergi multi pihak, mulai dari perbankan, petani, produsen pupuk, penyedia agro input, lembaga asuransi, dan juga offtaker baik swasta maupun BUMN.

Ia mengatakan dukung merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Malang menciptakan ekosistem yang saling terintegrasi dengan melibatkan stakeholders dari tingkat hulu hingga hilir secara aktif, dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Malang akan terus melakukan upaya strategis lainnya untuk mendukung produktivitas tebu, seperti pengendalian alih fungsi lahan, meningkatkan kesuburan lahan dengan penambahan Bahan Organik, mengupayakan benih berkualitas, serta membentuk Tim Teknis Pengembangan Tebu yang melibatkan unsur dari Dinas terkait, Pabrik Gula, dan juga KUD yang ada di Kabupaten Malang,” kata Didik seperti dilansir situs resmi Pemerintah Kabupaten Malang, Jumat (24/3/2023).

Hal ini ia sampaikan dalam Rapat Kerja Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Wilayah Kerja PG. Kebon Agung. Kegiatan yang bertemakan “sinergitas petani tebu dengan industri gula nasional menuju kesejahteraan petani tebu dan swasembada gula nasional,” kegiatan ini bertempat di Gedung Pertemuan PKPTR Maju Bersama Kecamatan Pakis, Selasa (21/3) siang.

Didik berharap berbagai upaya yang telah dilakukan inidapat membuahkan hasil yang signifikan terhadap peningkatan produktivitas tebu di Kabupaten Malang. Ia optimis para petani yang tergabung dalam APTRI mampu menunjukkan semangat untuk berkarya bersama Pemerintah Kabupaten Malang.

“Semoga pertemuan kita hari ini juga menjadi momen untuk memperkuat sinergi, kolaborasi dan kerja sama antar seluru pihak, agar apa yang kita upayakan nantinya dapat membuahkan hasil yang maksimal, dan diikuti dengan capaian positif, serta progres yang signifikan, sehingga produktifitas dan kesejahteraan para petani dapat tercapai, sektor perdagangan dan perindustrian pada komoditi tebu juga dapat meningkat," katanya.

"Sehingga pada gilirannya Kabupaten Malang akan menjadi daerah yang mampu memberikan kontribusi signifikan dalam upaya swasembada gula, untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal/regional, bahkan pasar global/internasional,” tambah Didik. (tar)