
Ratusan ton garam rakyat yang ada di Kecamatan Kalianget, Sumenep, Jawa Timur, terendam air laut dan kembali mencair. | Sumber Foto:KBRN
AGRONET - Ratusan ton garam rakyat yang ada di Kecamatan Kalianget, Sumenep, Jawa Timur, terendam air laut dan kembali mencair. Hal itu disebabkan air laut pasang dan tiga hari terakhir naik ke permukaan. “Hujan deras yang berdekatan dengan bulan purnama biasanya akan memperparah air pasang, sehingga merendam garam yang sudah jadi,” jelas Kepala Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Abul Hayat, Kamis (7/12).
Selama ini para petani garam menyimpan hasil produksi mereka di pinggir-pinggir tambak yang menjadi penampungan sementara. Setelah cuaca membaik dan akses jalannya tidak berlumpur baru dipindah ke gudang penyimpanan. “Sebelum dipindah, garam yang ada sudah terendam. Akibatnya para petani dirugikan hingga jutaan rupiah,” tegasnya.
Menurut Abul Hayat, 90% penduduknya adalah petani garam. Mereka terpaksa mengemas sisa garam dengan karung, untuk ditampung di tempat yang lebih tinggi dan setelah cuaca membaik akan segera dipindah. “Kalau harga saat ini alhamdulilah bagus berkisar Rp 2.700/kg,” pungkasnya. (KBRN/111)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










