Mentan SYL Panen di Lahan Food Estate Kalteng

Rabu, 10 Februari 2021, 17:59 WIB

Mentan Syahrul Yasin Limpo. | Sumber Foto:Humas Kementan

AGRONET -- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja di Desa Gadabung Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Rabu (10/2). Mentan SYL didampingi Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, Bupati Pulang Pisau, Edy Pratowo, serta jajaran pejabat eselon satu Kementerian Pertanian menyaksikan panen padi di kawasan food esate Kalteng. 

Food estate merupakan upaya Kementerian Pertanian menjawab peningkatan pertumbuhan penduduk dan kebutuhan pangan dengan mengoptimalkan lahan-lahan marjinal seperti lahan rawa pasang surut untuk memacu produksi melalui perluasan areal dan peningkatan produktivitas. "Sebagaimana arahan Bapak Presiden, kita harus menggunakan cara-cara baru dengan pendekatan teknologi dan memperluas skala cara bertani kita," kata Mentan SYL. 

Total areal food estate di Kalimantan Tengah adalah 164.598 hektare. Sedangkan untuk Kabupaten Pulang Pisau sendiri adalah10 ribu hektare. Mentan SYL mengungkapkan pengelolaan dan penanganan pertanian setiap daerah tidaklah sama.

"Persoalan pertanian itu selalu dinamis. Jadi, kelompok tani harus lebih kuat. Yang perlu diperhatikan itu adalah saling kerja sama, jangan saling menyalahkan, dan sempurnakan yang kurang," ungkap Mentan SYL. 

Sementara itu, Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, menyampaikan program food estate tahun 2020 di Kalteng berjalan cukup baik dan lancar. "Total yang sudah dipanen seluas 2.875 hektare dari total luas yang ditaman 18.879 hektare dan tentunya setiap hari akan terus bertambah," jelas Sugianto. 

Mengenai berita gagal panen yang sempat beredar, Gubernur Sugianto menjelaskan bahwa dirinya beserta jajaran Forkopimda bergerak cepat mengecek ke lapangan. 

"Kami bersama Pak Kapolda, Pak Danrem, hari Selasa, 9 Februari lalu sudah mengunjungi empat titik. Memang, dalam tahap awal membangun, ada kekurangan. Tapi dengan dukungan pemerintah pusat terutama dari Bapak Menteri Pertanian, Insyaa Allah program ini akan lebih baik dan bisa menjadi contoh nasional," ungkap Gubernur. 

Di akhir sambutannya, Mentan SYL menyampaikan bahwa food estate Kalteng bisa menjadi sesuatu yang besar. Tantangannya menurut dia adalah serangan hama, cuaca yang ekstrim dan kerajinan petaninya. 

"Kalau di lahan rawa hasil panennya bisa lima ton per hektare, itu sangat membanggakan. Oleh karena itu, melawan covid dengan bukan hanya dengan vaksin tapi juga dengan ketersediaan pangan yang mantab," pungkasnya. (591)