
Tanaman hias Begonia. | Sumber Foto:Humas Ditjen Hortikultura
AGRONET -- Dewasa ini, tanaman hias semakin diburu dan harganya melonjak naik. Banyak orang mencari tanaman hias yang unik dan cantik, menambah indah pekarangan rumah.
Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto menyebutkan dengan banyaknya orang berada di rumah semasa pandemi, terkuak bahwa bukan hanya kebutuhan bahan pangan untuk fisik yang diperlukan namun juga "asupan" jiwa.
"Banyaknya orang yang nyaman dengan menikmati keindahan tanaman di dalam rumahnya, semacam healing, merelaksasi jiwa. Ini menjadi peluang mendorong usaha tanaman florikultura. Usaha florikultura ini mulai menjadi alternatif bisnis, terlebih akibat pengurangan karyawan di beberapa perusahaan," katanya, Sabtu (19/9).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo cukup bangga dengan meningkatnya permintaan tanaman hias ini. Dia meminta jajarannya untuk terus mengembangkan jenis tanaman tropis berpotensi devisa ini.
Direktur Buah dan Florikultura, Liferdi Lukman menyatakan peluang usaha tanaman hias daun sangat menjanjikan. Saat ini tanaman hias daun sudah banyak diekspor ke negara Eropa, Kanada, dan Amerika.
Menurut Liferdi luas panen tanaman hias daun tahun 2019 mencapai 1.873.200 pot per pohon, dengan produksi 27.472.913 pot per pohon. Ini sangat berpotensi devisa.

Salah satu eksportir florikultura, CV. Flora Berkah Abadi, Riska, mengatakan untuk tanaman berdaun indah diekspor sekitar 147 pohon per minggu dan sudah di ekspor ke Eropa, Amerika, Kanada, Singapura, Hong Kong, Malaysia, dan Thailand.
"Selama satu bulan, pengiriman ekspor dilakukan kurang lebih 10 kali. Harga setiap tanaman pun bervariasi dan yang paling mahal seharga US$200," ujar Riska.
Beberapa pedagang tanaman hias di kawasan Depok, mengakui ada peningkatan jumlah pengunjung dalam beberapa bulan terakhir. "Lumayanlah. Orang yang datang belakangan ini memang makin banyak," kata Agus, salah satu pedagang tanaman hias.

Berkebun tanaman hias memang termasuk tren gaya hidup naik turun. Ada kalanya orang kota tiba-tiba banyak mencari tanaman hias dan ada kalanya hanya segelintir orang saja. Jenis tanaman hias yang menjadi buruan pun silih berganti. Dahulu Aglonema atau Sri Rejeki, sangat digandrungi. Harganya pun melejit. Saat sedang tinggi-tingginya permintaan, penjual bahkan menawarkan harga berdasarkan jumlah daunnya.
Beberapa tanaman hias yang saat ini sedang banyak diburu oleh para kolektor selama pandemi yaitu Monstera, Philodendron, Hoya, Begonia, Aglaonema, dan Calathea Black Lipstick.(591)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










