
Pengolahan Kotor Puyuh menjadi Pupuk | Sumber Foto:Istimewa
AGRONET -- Regenerasi petani terus disuarakan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam setiap pertemuan. Terlebih dalam pandemi Covid-19 Menteri SYL menyampaikan bahwa pertanian tidak boleh berhenti. “Ibarat besok kiamat, pertanian harus tetap berjalan,” sebut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian (BPPSDMP Kementan), Prof. Dedi Nusryamsi.
Seruan kedua Komandan Kostratani ini didengar baik oleh Generasi Tani Milenial, Retno Paranta. Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertaian (Polbangtan) Manokwari terus menanam sayur mayur, buah-buahan, hingga tanaman hias di tengah wabah covid-19 tentunya dengan menerapkan protokol pencegahan covid-19. Hal yang menarik, Putra Daerah Tana Toraja ini mengolah kotoran puyuh menjadi pupuk.
Kotoran puyuh ia peroleh dari kegiatan usaha ternak unggas yang dikelola oleh Mahasiswa Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan. Dalam membuat pupuk organik dibutuhkan bahan pakan seperti dedek dan tambahan pengurai bakteri agar lebih cepat.
“Saya tidak campur lagi dengan dedak, karena banyak sisa pakan yang juga tercampur di kotorannya,” rinci Retno. Kotoran puyuh itu sendiri memiliki unsur hara yang sangat tinggi untuk menyuburkan tanah, serta mengandung unsur C organik yang sangat tinggi, mencapai 17,61 persen.
Kotoran puyuh jika diolah dengan baik bisa menjadi indah. “Ya, kalau menanam tanaman hias, tidak perlu mengunakan pupuk kimia. Dengan menanfaatkan kotor puyuh, bunga-bunga yang indah bisa bermekaran,” ujar anak kedua dari tiga bersaudara.
Selesai persiapan tanaman bunga, Retno bersama rekan-rekannya tengah menyiapkan lahan untuk menanam kangkung. Ia juga gunakan kotoran puyuh sebagai pupuk. Panemi Covid-19 yang masih terus melanda, tak merurutkan semangat generasi tani milenial untuk berkarya. Meski di asrama saja masih tetap melakukan usaha pertanian, merawat bunga-bunga nan indah. (269)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










