
Sepanjang tahun 2020 ini, Bulog sudah mendapatkan kuota impor daging kerbau sebanyak 100.000 ton. | Sumber Foto: Bulog
AGRONET -- Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas), mengakui hingga saat ini rencana impor daging kerbau dari India untuk sementara belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan Buwas pada rapat dengar pendapat dengan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara virtual via teleconference.
Menurut Buwas, hal ini terjadi karena India sedang menerapkan aturan lockdown hingga 3 Mei 2020. India sebelumnya diketahui memutuskan menutup negaranya akibat merebaknya wabah pandemi global Coronavirus (Covid-19).
“Impor daging kerbau dari India sebanyak 5.000 ton selama periode Maret hingga Mei 2020. Namun saat ini terkendala karena diberlakukannya kebijakan lockdown oleh Pemerintah India," kata Budi Waseso di Jakarta, Senin (20/4).
Kebijakan India itu, kata Buwas, turut berdampak pada proses realisasi impor daging kerbau yang seharusnya dapat segera dijalankan atau dilakukan sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Buwas dalam kesempatan ini menjelaskan, Bulog sebenarnya sudah mendapatkan kuota impor daging kerbau sebanyak 100.000 ton sepanjang 2020.Sementara itu, menurut Buwas, stok ketersediaan daging kerbau di Bulog saat ini hanya tinggal tersisa 97,41 ton. (kbrn/591)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










