Tips Memilih Pepaya Berkualitas dan Manis

Jumat, 27 Desember 2019, 20:10 WIB

Pepaya merupakan buah yang banyak dicari selain karena murah, rasanya manis, cocok sebagai pencuci mulut dan berkhasiat menyehatkan pencernaan. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET --  Pepaya, buah yang berbentuk lonjong dan berwarna oranye di bagian dalamnya ini tentu saja sudah sangat terkenal dan familiar di masyarakat. Buah ini berasal dari daratan Meksiko bagian selatan dan juga bagian utara dari daratan Amerika Selatan. Pepaya telah banyak dibudidayakan secara aktif di daerah-daerah tropis lain termasuk Indonesia.

Pepaya merupakan buah yang banyak dicari selain karena murah, rasanya manis, cocok sebagai pencuci mulut dan berkhasiat menyehatkan pencernaan. Saat membeli dan memilih buah pepaya, mungkin Anda pernah terkecoh dengan warna yang matang di luar namun ternyata daging buahnya belum matang saat dibelah dan akan dikonsumsi.

Berikut beberapa tips untuk memilih buah pepaya yang tepat matangnya, cita rasa manis dan lezat dengan kualitas yang sesuai:

Warna dan tampilan luar

Pepaya sering mengecoh dengn tampilannya yang sudah matang dari luar, namun justru masih mentah saat dibelah. Pastikan memilih pepaya dengan warna yang hijau kekuningan hingga jingga kemerahan atau memilih daging buah pepaya yang telah oranye sempurna sehingga terasa bahwa kematangan dari pepaya tersebut baik dan aman dikonsumsi.

Hindari pepaya yang masih hijau karena rasanya tidak manis. Namun begitu, pepaya yang hijau seperti ini cocok bagi yang ingin mengolah pepaya sebagai hidangan sayur pepaya muda. Hindari pepaya dengan warna dominan oranye, karena artinya papaya telah terlalu matang. Bisa jadi daging buahnya terlalu lembut.

Tekstur

Tekstur pada buah tentu saja menjadi indikasi utama dalam pemilihan buah pepaya. Buah pepaya memiliki tekstur yang cenderung lebih lembut, namun tetap padat. Tentunya padat yang dirasakan berbeda apabila dibandingkan dengan pepaya yang masih mentah. Pastikan untuk memilih buah pepaya yang memiliki tekstur pas dan lembut agar rasanya pun tetap manis dan lezat untuk dikonsumsi.

Apabila pepaya masih terasa keras, artinya daging pepaya tersebut belum matang sekalipun sudah berwarna oranye. Apabila terlalu lunak saat ditekan atau berkerut, artinya tekstur daging buah itu kurang bagus bahkan bisa jadi hampir busuk.

Pilih kulit pepaya yang mulus tanpa memar. Jika terdapat bintik gelap pada kulit buah, hal itu masih tergolong normal dan tidak mempengaruhi kualitas pepaya.

 Aroma

Salah satu jaminan kematangan pepaya adalah dari baunya. Cobalah cium dasar pepaya atau batangnya yang telah dipotong. Pepaya yang matang memiliki aroma khas yang manis dan lembut layaknya buah yang telah matang sempurna. Jika kita tidak mencium aroma apapun pada pepaya, mungkin saja itu menjadi salah satu indikasi bahwa pepaya tersebut belum matang. Hindari juga pepaya yang beraroma terlalu kuat atau menyengat karena bisa jadi pepaya tersebut sudah terlalu matang atau hampir busuk.

Kualitas kulit

Selain memperhatikan kematangan buah pepaya, kita juga patut memperhatikan kualitas dari buah pepaya yang akan kita beli. Jangan membeli buah pepaya yang sudah tidak halus, terdapat memar, ataupun sayatan pada bagian kulitnya karena ditakutkan sudah tidak segar lagi ataupun rentan terkontaminasi. Pilihlah buah pepaya yang memiliki kualitas kulit yang baik dan juga mulus agar kualitas dan rasanya tetap terjaga.

Perhatikan dasar buah pepaya

Dasar buah pepaya sangat cocok menjadi acuan dalam menentukan kematangan dari buah pepaya. Umumnya apabila kita menemukan dasar buah pepaya berwarna kekuningan, maka dapat dipastikan kematangan pepaya tersebut matang cenderung lebih merata. Sementara apabila dasar buahnya masih hijau, maka bisa jadi pepaya tersebut masih mentah.

Selain itu, perhatikan bentuknya. Jangan yang pangkalnya besar. Tapi, pilih yang ujungnya kecil atau sebaliknya. Pilih yang bentuknya lurus memanjang agar mendapat kematangan yang sempurna.(234)