
Anthurium varietas Red Flamingo. | Sumber Foto:Dok Balitbangtan
AGRONET -- Anthurium atau gelombamg cinta merupakan salah satu tanaman hias yang pernah menjadi primadona. Bunganya yang indah serta karakter daunya yang elegan namun terlihat kuat memjadi daya tarik utamanya.
Tanaman ini memiliki banyak marga, diperkirakan ada 1000 marga anthurium. sehingga membuat bunga ini terkesan eklusif dan mewah. ada dua jenis anthurium, yaitu anthurium jenis bunga dan anthurium jenis daun. Para pecinta tanaman hias berlomba-lomba mendapatkatn bunga ini, tentunya dengan merogoh kocek yang dalam, karena harganya bisa mencapai puluhan juta waktu itu.
Harga yang tinggi bagi para pecinta tanaman sebenarnya tidak akan jadi masalah karena tanaman anthurium memiliki keunikannya tersendiri. Harga benihnya saja bisa mencapai ratusan hingga jutaan rupiah. namun sepertinya mereka tidak mempedulikan berapa uang yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan tanaman ini, karena dipercayai dulu tanaman ini sebagai tanaman hias di taman kerajaan-kerajaan, dan di anggap sebagai tanaman dan bunga para raja jawa. anthurium atau biasa disebut sebagai gelombang cinta di Indonesia aslinya berasal dari Amerika serikat. Dan mulai dibudidayakan di Indonesia.
Tanaman ini dapat menyegarkan mata siapa saja yang memandangnya. warna daun yang hijau dengan efek gelombang-gelombang yang ada ditepinya sungguh menyejukan mata. bunga ini dapat menyegarkan dan menyejukan ruangab ketika diletakkan di dalam ruangan, karena pada hakekatnya tumbuhan ini menyerap karbondioksida dan mengeluarkan oksigen.
Salah satu Anthurium yang baru adalah Anthurium varietas Red Flamingo dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Melalui Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi), Balitbangtan telah menghasilkan teknologi unggulan tanaman hias Anthurium dengan nama Anthurium varietas Red Flamingo. Bunga ini mempunyai bunga berukuran besar 15,5x12,2 cm, panjang tangkai 80 cm, dan pewarnaan antosianin kuat.
Daun tanaman muda berwarna merah gelap dan saat menjelang dewasa berwarna hijau kemerahan, ukuran daun 60x40 cm, dan berbatang kokoh.
Varietas ini dapat digunakan sebagai bunga potong atau daun potong, produktivitas rata-rata 2 tangkai perbulan, masa segar bunga lebih dari 15 hari pada suhu ruang. Varietas Red Flamingo tahan penyakit layu dan busuk lunak pangkal batang. Xanthomonas sp, dan beradaptasi baik pada dataran tinggi 800-1.100 m dpl.
Varietas Red Flamingo dapat menjadi alternative bagi petani dan industri bunga dalam pengembangan bunga potong sekaligus daun potong, dan prospektif dikembangkan dalam skala luas.(234)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










