Buah Kepel | Sumber Foto:manfaatbaik.com
AGRONET – Untuk generasi Baby Boomers dan X, apalagi yang lahir di daerah, beruntung masih dapat merasakan buah asli Indonesia yang saat ini sudah sulit dijumpai. Di kota besar seperti Jakarta, toko penjual buah dan supermarket, saat ini lebih banyak menjual buah impor.
Buah langka yang saat ini sudah sulit dijumpai antara lain; jambu monyet, cempedak, gandaria, ceremai, ciplukan, gowok, jamblang, sawo duren, buni, jambu bol, kemang, kesemek, matoa, sawo kecik, lobi-lobi, kecapi, menteng, murbei, kepel, carica, mundu, dan rambai. Namun untuk mereka yang ingin bernostalgia masa kecilnya atau untuk generasi Y, Z, dan Alpha yang ingin mengenal buah-buahan langka asli Indonesia, kini telah ada tempat untuk menikmatinya.
Agrowisata Sedayu yang terdapat di daerah Bantul, Yogyakarta, mengkhususkan mengoleksi buah-buah yang kini sudah sulit didapat. Berbeda dengan agrowisata lain, Agrowisata Sedayu memang hanya menanam buah-buahan langka.
Jika ingin menuju ke sana, carilah lebih dahulu perempatan Sedayu, tepatnya jalan Wates kilometer 12, Dusun Sundi Kidul, Argorejo, Kecamatan Sedayu, Bantul. Kemudian arahkan kendaraan ke selatan sejauh kurang lebih satu kilometer. Atau, sebagai patokan coba cari Wisma Maria. Di sana ada papan penunjuk arah menuju Agrowisata Sedayu yang mulai dibuka Januari 2017.
Pemilik Agrowisata Sedayu adalah Ardi Nugroho Bonaventura. Ia telah sejak lama mengoleksi tanaman langka. Semakin lama koleksinya semakin banyak. Tidak terbatas dari Indonesia saja. Tanaman langka dari luar negeri seperti dari Jepang, Amerika, Meksiko, Taiwan, Brasil, dan Australia, juga dikoleksi. Saat ini paling tidak ada sekitar 300 jenis tanaman buah langka koleksi Ardi Nugroho yang dapat di Agrowisata Sedayu.
Buah-buah langka dari Indonesia yang ada di Agrowisata Sedayu seperti murbei, nam-nam, jambu air sempur, sawo beludru, buah kesemek, dan buah mundu kuning. Sedangkan buah dari luar negeri ada sawo Meksiko, kurma Ajwa, apel India, dan anggur Brasil.
Walaupun baru dibuka sekitar dua tahun, Agrowisata Sedayu yang memiliki luas 4.800 meter persegi selalu ramai dikunjungi siswa dan anak-anak. Apalagi saat musim liburan. Agrowisata Sedayu menjadi sarana edukasi bagi siswa dan juga keluarga.
Selain dapat mengenal tanaman langka, pengunjung juga dapat mencicipi langsung buah yang ada di sana. Jangan khawatir, pemandangan di Agrowisata Sedayu sangat indah sehingga dapat mengusir rasa penat. Harga tiket masuk Agrowisata Sedayu cukup murah. Rp. 10.000 per orang. Jika pengunjung ingin belajar bercocok tanam, dapat mengikuti kursus, cukup dengan biaya Rp 60.000. Jadi, jika kebetulan berlibur ke Yogyakarta, sempatkan mampir ke Agrowisata Sedayu. (555)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










