Vietnam Tertarik Koperasi Susu Indonesia

Sabtu, 02 Maret 2019, 16:51 WIB

Peternakan sapi perah. | Sumber Foto: Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

AGRONET -- Sembilan orang delegasi Vietnam melakukan kunjungan ke Indonesia untuk belajar tentang koperasi persusuan. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka study tour on cooperative and dairy business, 25-28 Februari 2019. Delegasi Vietnam berasal dari The Collage of Management for Agriculture and Rural Development (CMARD II). Rombongan diterima Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Fini Murfiani, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta, pekan lalu (25/2).

Fini menyampaikan kebijakan dan langkah-langkah yang dilakukan Indonesia dalam pengembangan dan pengelolaan koperasi susu. Dia juga menjelaskan tentang penguatan kelembagaan persusuan dan peran kemitraan dalam pengembangan persusuan, serta pemanfaatan kredit sapi perah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan program asuransi ternak.

Menurut Fini, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan akan membantu memfasilitasi dan mengkomunikasikan kunjungan delegasi Vietnam dengan stakeholder di Indonesia. Tujuan kunjungan delegasi Vietnam untuk mendapatkan pembelajaran tentang tantangan dan solusinya dalam pembentukan koperasi skala besar dan perencanaan penggunaan lahan untuk peternakan sapi perah.

Mereka juga ingin mengetahui bagaimana menjalankan bisnis yang saling menguntungkan antara koperasi susu dengan mitranya. Vietnam ingin mengetahui skala koperasi minimal yang dapat menguntungkan bagi koperasi dan anggotanya dan bagaimana penerapan “Good Business and Management Practices” apabila terjadi keadaan darurat, misalnya penurunan harga susu atau dalam keadaan terjadi bencana alam. Penerapan “Good Feeding Practices” untuk menurunkan emisi “Green House Gas” dan penerapan “Good Management Practices” selama musim kemarau dimana produksi rumput sangat menurun.

Selanjutnya Delegasi tersebut bersama dengan tim pendamping dari Ditjen PKH, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jabar, Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Bandung Barat, dan stakeholder terkait melakukan kunjungan ke Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU). Peternakan rakyat skala besar, menengah, dan kecil di Lembang, serta Dairy Village di Subang, Jawa Barat. Para delegasi Vietnam menyampaikan kekagumannya atas keberhasilan pemberdayaan koperasi di Indonesia, khususnya di daerah Jawa Barat yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi. 

Dedi Setiadi, Ketua Koperasi KPSBU Lembang, menyampaikan KPSBU Lembang merupakan salah satu koperasi produsen susu sapi terbesar di Indonesia. Ia menambahkan produksi susu sapi di koperasi ini mencapai sekitar 140 ton/hari. Koperasi tersebut mengelola 7.400 orang anggota dengan jumlah populasi sapi perah sebanyak 22.000 ekor.

Keberhasilan koperasi yang dipimpinnya tidak lepas dari penerapan strategi penjaminan mutu dan kualitas susu yang dihasilkan oleh peternak anggota koperasi. Koperasi ini bahkan mengibarkan slogan “Dengan kualitas kita berjaya, tanpa kualitas kita tiada”.

Tekad mengedepankan kualitas dalam menjalankan usaha diwujudkan melalui tindakan dengan membentuk SKT (Satuan Kerja Terkecil) yang melibatkan penyuluh, tester susu, dan pencatat, sehingga kualitas susu yang dihasilkan memenuhi standar Nasional. Berdasarkan laporan SKT tersebut, management koperasi dapat mengetahui anggota yang telah menyetor susu sampai tingkat kebersihan yang diterapkan anggotanya. "Dengan cara ini, kami bisa memberikan penghargaan dan sanksi sesuai kinerja anggota", ujarnya.

Nguyen thi yen, mewakili Delegasi Vietnam, di sela kunjungan ke tempat pengumpulan dan pengolahan susu di KPSBU menuturkan, sangat tertarik dengan koperasi ini. Ia menilai, koperasi peternak susu ini telah berhasil membantu meningkatkan ekonomi peternak sapi perah di wilayah Jawa Barat, khususnya Lembang.

Setelah dari KPSBU rombongan delegasi Vietnam berkunjung ke peternakan milik anggota KPSBU Lembang di Desa Sukajaya, Lembang, lalu diteruskan ke Manoko Demo Farm di Desa Cikahuripan, Lembang. Kemudian, kunjungan ke Dairy Village yang merupakan lokasi kerja sama antara KPSBU Lembang dengan PT. Frisian Flag Indonesia (FFI) di Ciater, Subang. (591)