Kementan Genjot Percepatan Pertanian di Madura

Senin, 25 Februari 2019, 06:56 WIB

Pertemuan Sekjen Kementerian Pertanian, Syukur Irwantoro, dengan Bupati Sumenep, A Busyro Karim. | Sumber Foto: Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

AGRONET -- Kementerian Pertanian akan menggelontorkan dana Rp135 miliar untuk Kabupaten Bangkalan sampai ujung Sumenep dalam bentuk alat mesin pertanian, benih, dan pelatihan untuk petugas dan petani. Sebagian besar bantuan tersebut akan direalisasikan dalam 2 bulan ini,Maret-April sebelum musim hujan berakhir.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Sekjen Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro, dengan Bupati Sumenep, A Busyro Karim, di Kantor Bupati, Sabtu (23/2). Syukur menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk menggenjot produksi unggulan Madura, seperti jagung, padi, cabai, bawang merah, dan sapi.

Menurutnya, Kementan fokus untuk menyelesaikan 3 masalah utama di Madura, yaitu air, produktivitas, dan SDM. "Tidak ada jalan lain, kecuali mekanisasi pertanian harus dilakukan. Tidak hanya faktor teknis, SDM petani juga turut dikuatkan. Jika perlu pelatihan bengkel. Kita buat kawasan percontahan pertanian modern di Madura ini,"ungkap Syukur.

Sementara itu, Kepala Biro Umum Kementan, Maman Suherman, menambahkan untuk menjamin ketersediaan air, rencananya akan dibangun embung di tanah milik desa agar bisa dipakai bersama. Selain itu Kementan akan memberikan bantuan bangunan pengering dengan pemanfaat sinar ultraviolet ke semua kabupaten.

Selain untuk tanaman pangan, komoditas hortikultura, yakni cabai dan bawang merah juga berpotensi besar. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat sekaligus Penanggung Jawab wilayah Pamekasan, Moh. Ismail Wahab, mengungkapkan apresiasinya untuk Madura. Pasalnya kebutuhan bawang merah turut diselamatkan dengan adanya bawang merah off season dari Sumenep dan Pamekasan. 

Ismail menambahkan saat musim hujan, tidak banyak yang berani tanam. Tapi petani di Madura dikenal tangguh, mereka tetap menanam. "Kita dukung untuk dijadikan kawasan percontohan juga. Cabai rawit juga tersebar luas di 4 kabupaten dengan luas hingga ribuan hektare," pungkasnya.

Terpisah, Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi, menegaskan Kementan akan memberikan dukungan penuh untuk Madura. Tahun ini pihaknya telah mengalokasikan Rp1,3 miliar dalam bentuk kawasan dan pascapanen di Sampang dan Sumenep. "Bantuan ini bisa saja kita tambah dengan bantuan benih buah atau bawang lainnya. Yang penting kita sukseskan program di sana," ujarnya. (591)