Kambing Boerka, Tipe Pedaging Kualitas Ekspor

Jumat, 28 Desember 2018, 01:32 WIB

Kambing Boerka | Sumber Foto:Balitbangtan Aceh

AGRONET -- Kambing unggul boerka  merupakan hasil persilangan pejantan boer (tipe pedaging) dengan induk kambing kacang (tipe prolifik, beranak banyak). Kambing hasil silangan ini lebih unggul dibanding kambing lokal. Pertumbuhannya cepat, bobot tubuhnya lebih besar, dan daya adaptasi terhadap lingkungan tropic basah pun sangat baik.

Seperti yang dirilis Loka Penelitian Kambing Potong Badan Litbang Pertanian, kambing boerka  rata-rata memiliki bobot lahir 42 persen lebih berat dibanding kambing kacang. Bobot lahir anak jantan cenderung lebih tinggi dibanding anak betina.

Sejak disapih (umur 3 bulan) hingga dewasa (di atas 18 bulan), bobot tubuh kambing boerka  jantan rata-rata lebih tinggi 36-45 persen. Untuk boerka  betina lebih tinggi 26-40 persen dibanding kambing kacang.

Pada umur 12-18 bulan, kambing boerka  jantan mencapai bobot tubuh 26-36 kg atau memenuhi persyaratan ekspor. Dengan demikian, kambing boerka  berpotensi dikembangkan secara komersial untuk tujuan ekspor.

Tingkat pertumbuhan anak kambing boerka  pra sapih rata-rata 118 g/hari, jauh lebih tinggi dibanding anak kambing kacang yang hanya 52-70 g/hari. Laju pertumbuhan kambing boerka  selama pasca sapih juga lebih tinggi dibanding kambing kacang.

Pada umur 3-6 bulan, misalnya, laju pertumbuhan kambing boerka  lebih tinggi rata-rata 42 persen dibanding kambing kacang. Laju pertumbuhan yang lebih tinggi memungkinkan kambing boerka  mencapai bobot potong pada umur yang lebih muda.

Karkas kambing boerka  lebih baik. Namun kandungan nutrisi maupun sifat fisik relatif sama dengan kambing kacang. Mutu karkas kambing boerka  termasuk mutu satu, daging agak lembab, tekstur lembut dan kompak, warna merah khas daging, lemak panggul tebal, dan bau spesifik. Dengan karakteristik seperti itu, daging kambing boerka  akan diterima konsumen seperti halnya daging kambing kacang.

Untuk mempercepat produksi dan penyebarluasan kambing boerka , Loka Penelitian Kambing Potong membina kerja sama dengan pihak lain. Melalui kerja sama tersebut diharapkan kambing boerka  dapat memenuhi permintaan daging di pasaran. (591)