Gandeng LIPI, Petambak di Lampung Lakukan Uji Coba untuk Tingkatkan Produksi Udang

Kamis, 25 Oktober 2018, 13:13 WIB

Produksi udang di Lampung memasok 40 persen kebutuhan nasional. | Sumber Foto: IPB

AGRONET -- Petambak udang di Dipasena, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, melakukan uji coba budi daya udang vanamei. Pengujian dilakukan dengan menggunakan probiotik dengan bioremediasi dari Pusat Penelitian Limnologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Biro Budi Daya Perhimpunan Petambak Udang Wilayah Lampung (P3UW), Suryadi, Kamis, (25/10) menjelaskan uji coba budi daya udang vanamei dengan menambahkan probiotik bioremediasi dan pakan udang ke dalam air. Tujuannya agar menghasilkan udang yang sehat dan tahan dari penyakit.

Beberapa penyakit udang seperti disebut dengan istilah berak putih dan penyakit bercak putih. Untuk menanggulanginya diberikan bioremediasi sesuai petunjuk. “Nanti  akan kita lihat bagaimana perbedaan hasilnya,” ujar Suryadi.

Uji coba dilakukan di Kampung Bumi Dipasena Jaya kepada 20 orang petambak udang. Masing-masing mendapat dua petak tambak, satu petak menggunakan bioremediasi, dan satu petak tanpa menggunakan bioremediasi.

Ditambahkannya, dana yang disiapkan LIPI untuk uji coba 20 petambak sebesar Rp100 juta selama tiga bulan. P3UW, jelas Suryadi, akan memantau lapangan, pakan, dan benur. Untuk biaya lainnya menggunakan dana badan usaha desa.

Pada masa jayanya total produksi udang vaname dan windu di delapan kampung di Bumi Dipasena mencapai 200 ton per hari. Tercatat pada Maret 2018  hanya mencapai 30-40 ton per hari. Produksi ini berasal dari 7.000 kepala keluarga petambak yang mengerjakan 16.000 petak tambak seluas 16.250 hektare.

Provinsi Lampung terus berupaya menjadi lumbung udang nasional. Hingga 2018 ini, Lampung memasok 40 persen kebutuhan udang nasional.

Pemerintah setempat telah memetakan pengembangan zona budi daya udang yang tersebar di Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, Tanggamus, Bandar Lampung, dan Lampung Timur. Sebelumnya, zona budi daya sudah ditetapkan di wilayah Tulangbawang dan Pesisir Barat Lampung. (591)