
Pisang Apuy | Sumber Foto:Direktorat Buah dan Florikultura
AGRONET--Salah satu keunggulan lokal Kabupaten Majalengka adalah Pisang Apuy. Pisang ini, sesuai namanya banyak ditanam didaerah Apuy, Desa Argamukti, Kecamatan Argapura. Rasanya yang enak, daging buahnya yang empuk dan wangi membuat harganya pun tinggi yaitu sekitar Rp15.000/sisir. Dari segi penampilan kulit luarnya terdapat bintik-bintik, namun ini menjadi salah satu ciri khas dari pisang apuy seperti juga pisang barangan yang tidak bisa mulus kulitnya, tetapi ini tidak menurunkan kualitasnya karena kelezatan rasanya. Bahkan pisang ini dipercaya sangat baik bila dikonsumsi oleh wanita yang baru melahirkan. Pisang apuy sendiri sebetulnya termasuk ke dalam golongan pisang raja. Di daerah Priangan, pisang apuy dikenal dengan panggilan pisang raja cere’ (sereh).
Keunikan lain pisang apuy adanya pendapat umum (common opinion) yang menyatakan bahwa budidaya pisang apuy hanya bisa optimal dan menghasilkan rasa yang lezat jika ditanam di Desa Argamukti dan sekitarnya saja. Hanya saja, tentu hal ini dikaji lebih lanjut tentang optimalitas budidaya pisang apuy, termasuk kondisi geografisnya dan lain-lain.
Saat ini pemasaran pisang apuy, masih terbatas di pasar lokal daerah seperti pasar Maja, pasar Sindangkasih, pasar Rajagaluh, dan Kadipaten. Selain di pasar lokal, pisang apuy juga banyak dipasarkan dalam bentuk pesanan oleh-oleh atau dipasarkan di beberapa tempat pada saat ada event-event tertentu. Di sinilah perlu sentuhan pemasaran yang lebih modern di dalam memasarkan pisang apuy dan agar lebih dikenal masyarakat luas terutama diluar kabupaten Majalengka.
Saat ini pisang apuy belum dibudidayakan dalam skala besar atau sebagai tanaman usahatani utama, mayoritas warga usahatani andalannya adalah budidaya sayuran hortikultura. Alasan lain karena pisang apuy baru bisa dipanen pada bulan ke 7 sampai bulan ke 10 dibandingkan tanaman sayuran yang sudah bisa dipanen antara 2-3 bulan, bahkan beberapa tanaman seperti petsai dapat dipanen 1-2 bulan setelah tanam. Umur panen pisang yang lama inilah yang membuat pisang apuy bukan menjadi tanaman utama dan inilah yang menyebabkan produksi pisang apuy tidak banyak dan hanya dapat memenuhi kebutuhan lokal. Pilihan ekonomis ini yang menbuat para petani lebih banyak memilih membudidayakan sayuran dibanding pisang apuy
Jika dikaitkan dengan keanekaragaman hayati dan kekayaan hayati lokal, pisang apuy dapat dikategorikan sebagai salah satu kekayaan hayati lokal Kabupaten Majalengka. Seperti halnya tanaman mangga gedong gincu yang sudah terkenal, baik nasional maupun ke mancanegara. Strategi pengembangan pisang apuy sebagai salah satu keunggulan lokal Majalengka perlu dirumuskan dengan tepat, baik strategi jangka pendek maupun jangka panjang. Harapannya, pisang apuy dapat mengikuti jejak mangga gedong gincu yang betul-betul sudah dikenal secara nasional bahkan sudah mendunia. (222)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










