Pupuk Organik Tingkatkan Produktivitas Padi

Kamis, 04 Oktober 2018, 16:24 WIB

Panen perdana padi organik di Desa Banjaran Pucung, Cilangkap, Depok, Jawa Barat, Kamis (4/10) | Sumber Foto:Ratno Fadillah

AGRONET--Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kotamadya Depok, Jawa Barat, melakukan panen perdana padi organik di Desa Banjaran Pucung, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, pada hari Kamis, 4 Oktober 2018. Kegiatan panen perdana yang sedianya akan dihadiri oleh Ketua Umum HKTI, Moeldoko, ini batal. Secara simbolis panen perdana kemudian dilakukan oleh Nu’man Abdul Hakim selaku Ketua HKTI Jawa Barat.

Nu'man mengatakan bahwa pupuk organik merupakan fenomena yang sudah umum digunakan di dunia. Mengapa kita harus menggunakan pupuk organik. Nu'man menjelaskan bahwa pupuk organik kalau digunakan secara massal akan mendatangkan nilai ekonomis yang cukup tinggi, dan produksinya menjadi jauh lebih besar dan lebih cepat. Karena dengan menggunakan pupuk organik ini petani bisa panen hanya dalam waktu delapan puluh hari. Selain  dari sisi kesehatan orang yang mengkonsumsi beras dari olahan pupuk organik akan lebih sehat. 

Nu'man berharap sosialisasi penggunaan pupuk organik yang dilakukan di Depok akan menjadi contoh bagi daerah lain di Jawa Barat. "Kita akan mendorong petani di daerah lain untuk juga menggunakan pupuk organik ini," kata Nu'man. 

Selain itu, mengingat tingginya subsidi pupuk pemerintah kepada petani yang mencapai nilai Rp20 triliun. Nu'man juga berharap, penggunaan pupuk M-Bio Porasi ini, dapat menjadi alternatif bagi peningkatan produktivitas padi, terutama di Jawa barat. (222)