
Ilustrasi sawah | Sumber Foto:Pixabay
AGRONET--Keinginan bangsa Indonesia untuk menuju swasembada pangan dengan meningkatkan produksi hasil pertanian seperti yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat dinilai masih jauh dari yang diharapkan.
Demikian diungkapkan Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso dalam sambutannya saat menghadiri acara silaturahmi dengan pemerintah kabupaten Aceh Tengah di Pendopo bupati setempat, Minggu (15/7/2018) malam.
Mantan Kepala BNN itu menjelaskan, kondisi tersebut tidak terlepas dari masih sedikitnya jumlah daerah yang mampu surplus hasil produksi pangan, sedangkan rata-rata justru masih mengalami defisit.
“Kita ini untuk ketahanan pangan saja tidak, apalagi untuk swasembada pangan, seperti yang diinginkan bapak presiden kita pak Jokowi, berat sekali itu, masih sangat jauh, sangat jauh sekali,” katanya.
Budi Waseso menambahkan, sebagai negara agraris yang memiliki kekayaan alam melimpah, seharusnya sudah dapat melepaskan ketergantungan dari berbagi produk import yang menguasai pasar Indonesia saat ini.
Sementara itu Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, dalam kesempatan itu menyebutkan, daerahnya juga tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan pangan terutama beras untuk konsumsi masyarakat lokal sehingga harus memasoknya dari luar daerah.
“Kebutuhan pangan terutama beras masih kita pasok dari luar, terutama dari Kabupaten Pidie Jaya dan Aceh Utara, tapi kita sebenarnya punya potensi untuk swasembada beras maupun bahan pangan lainnya,” sebut Shabela. (KBNRN/FJ/222)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










